Tidak ada yang istimewa dengan warung martabak ini. Hanya sebuah gerobak yang didirikan di trotoar depan SD Sumbangsih Jalan Muwardi, Grogol. Warung ini buka sejak pukul 4 sore.
Rasa martabak yang ditawarkan sebenarnya tak berbeda dengan jajanan martabak pinggir jalan biasanya. Ada rasa cokelat, kacang, keju, dan wijen. Namun yang istimewa di sini, ada pilihan martabak original dan martabak pandan. Ada juga rasa Ovomaltine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martabak di sini ternyata sedikit berbeda. Martabak terlihat lebih tebal dan kenyal. Warna kuningnya adonannya pun lebih terang. Kata sang pedagang, warna kuningnya didapatkan dari pemanggangan menggunakan arang.
Tekstur martabaknya pun juga berbeda. Lebih padat dan kenyal. Namun sayang, kenikmatan martabak agak terganggu karena teksturnya yang sedikit lengket. Akibatnya, ada saja sisa martabak yang menempel di gigi.
Martabak di sini dibanderol dengan harga Rp 60 ribu sampai Rp 145 ribu. Tergantung jenis toping yang digunakan.
Martabak Boss di kawasan belakang Sarinah, Jakarta Pusat (CNN Indonesia/Kiky Makkiah)