Tujuh Langkah Penting Memilih Matras Yoga

Utami Widowati, CNN Indonesia | Rabu, 06/05/2015 06:32 WIB
Tujuh Langkah Penting Memilih Matras Yoga Ilustrasi yoga. (Thinsktock/4774344sean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Yoga saat ini memang semakin jadi tren. Selain gerakannya yang tidak tergesa-gesa, berbagai penelitian telah membuktikan manfaatnya bukan hanya untuk kesehatan fisik tapi juga mental.

Salah satu perabot yang penting untuk mendukung olahraga ini adalah matras. Apalagi kini juga banyak ditawarkan aktivitas beryoga di luar ruangan, yang semakin menambah arti penting matras yoga.  

Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk membeli matras yoga seperti disarikan dari Huffington Post:


1. Tidak licin

Matras yoga yang baik adalah yang permukaannya tidak licin. Ini teruji saat Anda melakukan salah satu gerakan dasar downward dog. Sayangnya seringkali sejumlah matras baru memang punya permukaan yang lebih licin.

Instruktur  yoga Yanoula Athanassakis punya trik mudah untuk mengakali yoga baru ini. “Saya biasanya mengakali matras baru yang masih licin dengan bubuk kapur, atau menggelindingkan permukaannya pada permukaan yang agak kasar,”   kata Athanassakis.

2. Cukup empuk

Ini sangat penting untuk mereka yang baru memulai beryoga dan baru memulai melatih kekuatan. “Para yogis (sebutan untuk mereka yang beryoga) pemula, sangat penting menggunakan matras yang empuk untuk secara bertahap membangun kekuatan sendi dan otot. Juga untuk mencegah cedera,” kata Athanassakis.

“Saya pernah menggunakan matras yang tipis saat awal beryoga dulu dan pergelangan tangan saya jadi korbannya.”

3. Periksa kekuatan busanya

Busa tipis yang melapisi matras adalah salah satu unsur penting yang bisa membuat matras terasa empuk. Namun matras yoga yang baik sebaiknya juga bukan yang terlalu tebal. “Matras yang terlalu tebal busanya hanya bagus untuk akivitas gym atau tidur siang,” kata Athanassakis.

4.Hati-hati dengan matras yang mengandung racun

Matras yoga sangat banyak mengandung polyvinyl chloride (PVC) zat plastik beracun yang mengandung karsinogen alias pemicu kanker. Ketika memilih matras yoga, pilihlah yang betas PVC.  “Jenis matras ini seringkali agak sulit ditemukan, “ kata  Suzanne Bryant-Cunha, instruktur yoga. “Jika ingin menggunakan matras yang alami, matras karet akan lebih baik.”

5. Pilih yang ringan

Matras yang empuk memang penting, tapi tak berarti juga harus berat. Apalagi jika Anda hendak menggunakannya sepulang dari bekerja. Tentu Anda tak ingin membawa beban berat-berat dalam bentuk matras itu kan? Jika bisa menemukan matras seberat 1,5 kilogram, itu sudah cukup baik.

6. Jangan khawatir mengeluarkan lebih banyak uang

Ada harga ada barang, istilah yang menggambarkan bahwa benda yang mahal seringkali memang lebih berkualitas juga berlaku untuk matras. “Sebaiknya memang hindari matras yang terlalu mahal,” kata Athanassakis.

“Anda mungkin berpikir sedang menghemat uang saat membeli yang murah. Tapi biasanya jadi cepat rusak dan ini sangat buruk untuk lingkungan. Belum lagi matras murah biasanya juga tipis dan rapuh.”

7. Pilih matras yang menyenangkan
 
Benda yang bermanfaat tak harus kehilangan sisi menyenangkannya. Kini ada banyak pilihan warna ceria atau bermotif indah untuk matras yoga. Tak ada salahnya memilih matras yang menyenangkan ini.


(utw/utw)