Ide untuk membuat boneka-boneka seukuran manusia ini datang dari perempuan berusia 64 tahun, Ayano Tsukimi. Saat ia kembali ke kota kelahirannya ini, ia menemukan jumlah penduduknya makin sedikit.
Tsukimi pun memiliki ide — entah brilian atau depresi — untuk membuat boneka. Boneka ini dibuat seukuran orang yang pernah tinggal di sana. Boneka ini disangga dan diatur di seluruh kota. Mereka melakukan berbagai aktivitas seperti orang-orang terdahulu yang pernah hidup di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT