Larut dalam Romantisme Kemewahan Seni di Tugu Hotel Bali

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 28/08/2015 13:54 WIB
Hotel Tugu Bali (CNNIndonesia/Endro Priherdityo)
Bali, CNN Indonesia -- Hotel ini memiliki penampakan rindang, bila tak ingin disebut rimbun, dari Jalan Pantai Batu Bolong, Pantai Canggu, Bali. Pohon dengan akar gantung yang menua menjadi batang tampak menyeramkan dari luar. Tak jauh darinya, papan "Hotel Tugu Bali" menyambut para tamu.

Hotel Tugu Bali adalah hotel kedua tertua yang dimiliki oleh jaringan hotel keluarga ini, setelah Hotel Tugu Malang, Jawa Timur. Pendirinya, Anhar Setjadibrata, sudah kepalang jatuh cinta pada Bali sejak pandangan pertama, terutama kepada sebuah benda antik yang 'diistirahatkan' dalam hotel ini.

Tak perlu standar kualitas bintang ataupun diamond untuk menggambarkan kekayaan serta kemewahan yang ditawarkan oleh Hotel Tugu Bali. Dengan pandangan langsung ke pantai Batu Bolong, Canggu, sebenarnya sudah menjadi daya pikat yang cukup.


Tetapi tunggu hingga masuk lebih jauh dari hotel yang memiliki kosep selayaknya desa mungil ini. Tamu disambut oleh patung-patung khas Bali yang tua, bahkan beberapa tak lagi berbentuk jelas pahatannya, seolah menambah kesan mistik dalam butik hotel ini.

Sebuah ruangan besar selayaknya balai desa menyambut. Di tengah ruangan, terhampar sebuah panggung mini dan 'dijaga' oleh patung kuno berbentuk garuda. Keramahan para petugas langsung menyambut dengan minuman ‘selamat datang’ yang dapat disesuaikan dengan keinginan, tak mesti sesuai dengan menu dan tetap lezat.

Beberapa turis asing tampak asyik makan di sisi bale dari gedung yang dinamakan 'Balai Agung'. Mereka khusyuk dengan kegiatannya masing-masing. Ada pula yang duduk di bangku kuno yang kenyamanannya sanggup membuai hingga ke alam mimpi.

Dentingan lagu tradisional Bali, dan kadang Jawa, serta temaram yang membuat kesan sejuk membuat seolah badan menyatu dengan kursi yang diduduki. Beberapa turis asing lain juga asyik melihat-lihat koleksi kuno yang terpajang, mulai dari buku, arca, gamelan, hingga lukisan yang terpampang rapi dalam lemari berkayu.

Benda-benda kuno koleksi Tugu Hotel Bali (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)


Bila jeli, rupanya dari dalam bale ini dapat melihat Pantai Batu Bolong, yang masih bagian dari Pantai Canggu. Pantai Canggu sendiri adalah pantai yang direkomendasikan secara internasional untuk kegiatan surfing. Sedangkan Pantai Batu Bolong, adalah untuk surfer pemula. Pantai Canggu terbilang baru untuk bisnis pariwisata, sekitar tiga tahun terakhir daerah itu berkembang.

Tak lama, kunci dengan gantungan mirip pasak dari kayu datang. Dengan ditemani oleh staf hotel, pengunjung dapat diarahkan sekaligus dibantu membawa barang-barang yang kadang membuat tangan pegal.

"Hotel ini didesain sendiri oleh Bapak (Anhar Setjadibrata), semuanya mulai dari desain bangunan hingga tata letak. Konsep yang ingin dibawa oleh Bapak adalah nyaman seperti di rumah, dan dalam bentuk seperti desa mini," kata Retno Mareta, bagian Promosi dan Penjualan Hotel Tugu Bali kepada CNN Indonesia.


(mer)
1 dari 3