Tanpa sadar Anda pun lama kelamaan akan kebiasaan. Setiap lelah, makanan yamg dicari. Setiap sedih, makanan juga yang dijadikan sebagai pengobat hati. Belum lagi ketika bahagia, makanan juga pasti menjadi sasaran sebagai bentuk perayaan.
Jika memanjakan diri dengan makanan sudah menjadi kebiasaan, Rousell menyarankan agar Anda segera mengubah pola pikir. "Anda harus realistis, memerhatikan kandungan kalori yang terdapat dalam makanan, apalagi ketika Anda selalu menggunakannya sebagai reward," ujar Rousell.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT