Namun, menurut penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Cyberpsychology, Behaviour, and Social Networking, situs media sosial, misalnya Facebook atau Twitter, bukanlah sebuah ancaman seperti yang Anda bayangkan.
Dikutip dari Independent, tim peneliti di Universitas Indiana menyelidiki peranan Facebook terhadap orang-orang yang berpikir untuk berhubungan dengan dengan orang lain selain pasangan mereka. Sebanyak 371 mahasiswa belum menikah yang memiliki 'hubungan berkomitmen' diminta mengisi survei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para penulis penelitian menemukan, kendati Facebook bisa menjadi pendorong seseorang mencari alternatif pasangan, seseorang yang kita simpan dalam ingatan, misalnya percintaan di kantor atau barista yang memberikan Anda kopi gratis setiap minggu, adalah ancaman terbesar untuk komitmen bersama pasangan Anda.
“Dengan atau tanpa teknologi, kita tak pernah berhenti melakukannya. Menggunakan pikiran kita untuk menyimpan informasi tentang mitra potensial yang bisa menimbulkan ancaman nyata untuk hubungan romantis kita.”
Jadi, ketika penelitian serupa menyarankan Anda untuk menghapus seseorang di Facebook agar hubungan dengan pasangan membaik, tetap hal tersebut tidak menurunkan sikap tidak setia seseorang.
(win/win)