Jakarta Fashion Week 2016

Parade Busana 'Aroma Eropa, Rasa Bangkok'

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Kamis, 29/10/2015 06:40 WIB
Parade Busana 'Aroma Eropa, Rasa Bangkok' Koleksi Desainer Thailand, Paul Direk di JFW 2016 (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Thailand adalah salah satu negara tetangga Indonesia yang memiliki ciri budaya yang khas, terutama busananya. Kini, Thailand melalui peragaan busana DITP di Jakarta Fashion Week 2016 menunjukkan langkah baru dalam adibusana, modern-minimalis. 

Peragaan dari DITP atau Departemen of Internatioal Trade Promotion, Ministry of Commerce Thailand tersebut menampilkan karya dari beberapa desainer Negara Gajah Putih, seperti Paul Direk, Thara melalui lini Thea, dan desainer lain hasil Bangkok International Fashion Week. 

Paul Direk memiliki fokus pakaian high-street untuk wanita dan pria. Dalam peragaan 16 koleksinya yang keseluruhannya putih, terlihat kesan futuristik dengan potongan yang sederhana dan tak terlalu banyak aksen. 


Direk lebih menonjolkan beberapa dress tanggung dengan permainan lipit, kemudian blous yang dikombinasikan daisy duke pants berwana senada. Tapi ada juga baju terusan celana yang putih polos. Kesan datar dan tak banyak modifikasi menjadi sajian utama Direk. 

Bangkok International Fashion Week menampilkan serangkaian karya dari berbagai desainer Thailand, seperti Saksit Pisalasupongs, Phisit Jongnarangsin, Vatanika Patamasingha Na Ayudhaya, dan Chanachai Jareeyathana dengan label Friday 27 Nov. 

Masing-masing desainer itu memiliki karakternya sendiri mulai dari pakaian formal selayaknya untuk kerja dengan blues dan celana panjang, mini dress yang mistik dan futuristik, gaun malam dengan aksen motif gambaran tumbuhan dan hewan seperti pada batik, hingga mengambil nuansa Jepang melalui lukisan geisha pada sackdress. 

Lalu, ada Thea by Thara yang menonjolkan lebih banyak modifikasi dress berbagai bentuk, mulai dari dress mini hingga long dress. Thara sebagian besar menggunakan warna peach dan putih dengan motif bunga di atas kainnya. 

Dia juga menggunakan tambahan aksen bulu yang membuat siluet cantik seolah tertiup angin. Hiasan tersebut dikenakan di kepala dan juga di sisi pakaian. Kesan romantis terasa dalam 16 karya Thara ini. 

Konsep desain yang dipaparkan dalam peragaan DITP ini menunjukkan perkembangan mode Thailand yang sekilas mengingatkan akan mode pakaian Eropa dengan banyak menggunakan pakaian formal berwarna pastel dan sebagian besar putih.  (les/les)