Enchantress, Keindahan Padang Lavender di Lintasan Runway

Fadli Adzani, CNN Indonesia | Rabu, 02/12/2015 09:51 WIB
Enchantress, Keindahan Padang Lavender di Lintasan Runway Mengangkat tema 'Enchantress', desainer muda Hien Tjen menampilkan sebuah pagelaran busana di acara IPMI Trend Show 2016, pada Selasa (1/12). (CNN Indonesia/Fadli Adzani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mengangkat tema Enchantress, desainer muda Hien Tjen menampilkan sebuah pergelaran busana dengan sentuhan motif bunga yang lembut sebagai koleksi utamanya di acara IPMI Trend Show 2016 pada Selasa (1/12).

The Hall, Senayan City, yang menjadi tempat acara pergelaran busana itu diubah menjadi padang rumput yang dipenuhi tumbuhan lavender berwarna ungu. Berlatar kumpulan awan seputih kapas, ruangan itu disulap menjadi taman bermain para perempuan cantik bak kupu-kupu yang berjalan di panggung runway.

Hien mengatakan, tema Enchantress diangkat karena ia ingin mengangkat unsur memesona yang berada dalam diri para model itu. Dengan detail lembut yang melekat pada busana-busana Hien, dirinya mencoba untuk menonjolkan sisi keindahan tumbuhan bunga-bunga lavender.


"Temanya Enchantress yang artinya memesona. Jadi para model yang memakai busana saya itu menjadi memesona dengan detail busana yang lembut," kata Hien kepada awak pers ketika ditemui setelah acara pagelaran busananya, Jakarta.

Hien menampilkan 18 busana dalam pergelaran itu. Mengutip pernyataannya, ia menggunakan bahan-bahan seperti lace dan jacquard.

Terlihat ornamen bermotif bunga yang membalut kulit para model. Tidak ketinggalan juga motif serbuk sari bunga yang direpresentasikan dalam bahan bulu lembut.

Pergelaran busana desainer Hien Tjen yang bertema Enchantress di acara IPMI Trend Show 2016.
Hien mengaku bahwa suasana hangat musim panas dan gugur menjadi inspirasi terbesarnya dalam pergelaran busana dirinya kali ini. Maka dari itu, ia ingin memanjakan para penikmat fesyen dengan menampilkan bunga-bunga lavender yang dipajang disekitar lintasan runway.

"Inspirasi saya kali ini sebenarnya datang dari musim hangat dan juga musim gugur, jadi saya sertakan rumput lavender di atas lintasan runway, untuk mengiringi para model," Hien menceritakan.

Desainer itu menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu setidaknya dua bulan untuk menggarap seluruh busana yang baru saja ia tampilkan malam ini, dengan bahan-bahan andalan yang sudah menjadi ciri khasnya selama ia berkarier di dunia fesyen.

Busana-busana Hien cenderung menampilkan warna pastel, tapi warna seperti putih, merah muda dan peach pun juga lebih memberikan nuansa hidup pada busana-busananya.

Hal itu dilakukan Hien untuk merepresentasikan warna bunga-bunga yang tumbuh di padang rumput luas, seperti bunga lavender misalnya.

(win/utw)