Menyambangi Rumah Sakit Gajah Pertama di Asia

ANTARA/Muhammad Adimaja, CNN Indonesia | Jumat, 08/01/2016 11:53 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia menjadi lokasi Rumah Sakit Gajah pertama di Asia. Tepatnya di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur.

Indonesia menjadi lokasi Rumah Sakit Gajah pertama di Asia. Tepatnya di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
RSG pertama ada di Indonesia dan Asia ini, akan melayani gajah-gajah sakit dan korban bencana serta gajah korban konflik dengan masyarakat. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Rumah Sakit Gajah TNWK itu dibangun pada 2012 dan baru diresmikan pada November 2015 lalu. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Pembangunan RSG TNWK ini merupakan kerjasama antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Taman Safari Indonesia (TSI) dan Australia Zoo. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Dokter hewan Diah Esti Anggraini memasangkan selang infus ke gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) di Rumah Sakit Gajah Prof Dr Ir Rubini Atmawidjaja, Taman Nasional Way Kambas, Lampung. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Selain menangani gajah, RSG juga bisa menjadi tempat pertolongan pertama bagi satwa lain akibat bencana alam, konflik dan tindakan kekerasan lainnya. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Kendati berlokasi di Indonesia, sebagian peralatan medis dan alat-alat kesehatan masih mendapatkan sumbangan dari Australia Zoo dan juga Taman Safari Indonesia. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 dan terdaftar dalam red list book The International Union for Conservation of Nature. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
RSG pertama di Indonesia dan Asia ini memiliki ukuran 42 m x 24 m, rumah pawang gajah dengan ukuran 28 m x 13 m, sumur bor dengan kedalaman 120 – 150 m untuk kepentingan air bersih, tempat minum gajah, dan tambat gajah. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Di TNWK sendiri terdapat unit Pusat Konservasi Gajah (PKG) dengan jumlah gajah 65 ekor. (ANTARA/Muhammad Adimaja)