Wolfgang Puck 20 Tahun Melayani Ribuan Perut Tamu Oscar

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 29/02/2016 07:01 WIB
Setelah memastikan seluruh perut tamu Oscar kenyang dan antusiasme menyurut, Puck keluar dari sarangnya dan bercengkerama dengan mereka. Wolfgang Puck bercengkerama dengan selebriti tamu Oscar. ( Alex Berliner Berliner Studio / BEImages All rights reserved)
Jakarta, CNN Indonesia -- Usai menonton gegap gempita Oscar di panggung utama Dolby Theater Los Angeles, Minggu (28/2) malam waktu setempat, para selebriti akan menikmati sajian-sajian nikmat di Governors Ball.

Spicy tuna tartare, smoked salmon oscar matzo, lobster dengan bacon, pretzels, sushi, asparagus, sampai beragam camilan manis seperti marshmallow maupun nougat, tersedia di sana. Itu serasa surga.

Leonardo DiCaprio, Brad Pitt, Eddie Redmayne, Kate Winslet, Cate Blanchett, maupun Brie Larson bisa menikmatinya sembari bercengkerama dengan yang lain. Saling memberi selamat atau justru diselamati.


Menu yang disajikan berbeda-beda tiap tahun. Tapi ada beberapa kesamaan, seperti kentang rebus dengan caviar dan smoke salmon oscar matzo. Menurut Wolfgang Puck, chef di balik seluruh menu Governors Ball selama lebih dari 20 tahun terakhir, menu itu wajib ada di jamuan Oscar tiap tahun.


"Enam tahun terakhir juga ada ayam dan dan beberapa menu Asia. Itu cukup sering karena orang mau dan suka. Sederhana saja," ujar Puck saat diwawancarai CNNIndonesia.com melalui telepon, belum lama ini.

Ia memang mendapat banyak inspirasi menu dari mana-mana. "Dan saya sangat suka makanan Asia," tuturnya. Pedas, kadar minyak, dan rasanya bisa membaur sempurna. Puck bahkan mengaku sangat tertarik dan ingin belajar lebih kuliner Indonesia.

"Saya harus ke Indonesia dan belajar makanan kelas atas kalian. Karena di sini tidak banyak. Kalian punya iklim yang bagus untuk bahan makanan dan lainnya. Saya yakin bisa mendapat banyak inspirasi dari sana," ujar koki kelahiran Austria itu bersemangat.

Menu Asia, diakui Puck ternyata cukup disukai selebriti Hollywood. Meskipun mungkin tidak semua tahu bahwa Puck lah sosok di balik menu-menu itu.

Koki 66 tahun itu memang lebih banyak di dapur. Memberi arahan, memerintahkan seseorang bernama Lee untuk berteriak-teriak pada sekitar 320 orang di dapurnya, membuat 12 ribu piring sajian.

Puck mengaku bukan orang yang suka marah-marah. "Karena kalau saya sudah marah, saya bisa kesal seharian," katanya. Itu jelas berdampak buruk pada menu yang akan dibuatnya. Ia lebih banyak diam.

Puck mengaku lebih banyak memikirkan strategi agar semua makanannya mencukupi selera seluruh undangan Oscar yang hadir. Bagaimana itu tetap terasa lezat dan hangat, segar saat dinikmati.

"Bagaimana memproduksi 12.000 piring seperti 120 piring. Saya tidak mau seperti cepat saji, tanpa rasa. Saya ingin kualitasnya seperti mereka makan di restoran," katanya menegaskan. Beruntung, ia punya pengalaman selama lebih dari 20 tahun di Oscar.

Puck sudah tahu strategi melayani ribuan tamu undangan, termasuk kapan tepatnya mengeluarkan piring dan menu yang mana, dan sebagainya.

Ia juga sudah memerhatikan kebiasaan-kebiasaan selebriti. Soal diet, misalnya. Menurutnya, tidak ada kata diet saat menghadiri jamuan Oscar. Semua datang karena ingin penghargaan dan makanan.

"Semua orang mulai dari pagi untuk bersiap-siap, terutama yang perempuan. Mereka juga tidak akan sempat makan siang. Jadi ketika datang ke Oscar, mereka itu lapar. Mereka tidak lagi peduli soal diet, mereka hanya ingin makan," tuturnya.

Ia juga melihat adanya perilaku yang berbeda dari nomine Oscar yang menghadiri jamuan. Biasanya, mereka yang memenangi piala akan tinggal lebih lama. Mereka masih ingin berinteraksi dan disalami.

Berbeda dengan mereka yang pulang dengan tangan hampa. "Ada yang kesal dan ingin pulang. Tapi mereka tahu makanannya enak. Jadi mereka tinggal dulu untuk makan malam, tidak tinggal lama, lalu pulang. Sementara yang menang tinggal lebih lama."

Mereka tidak lagi peduli soal diet, mereka hanya ingin makan.Wolfgang Puck
Tapi kalau soal minum, keduanya sama-sama suka.

Puck bisa tahu itu karena sesekali ia ikut nimbrung bersama para tamu di luar dapur. Biasanya ia hanya menghabiskan waktu sekitar 1,5 sampai dua jam untuk menyiapkan seluruh makanan. Saat ia melihat tamu mulai menyurut, Puck keluar 'sarang'.

"Setelah orang-orang makan malam, ambil makanan penutup, saya biasanya berkeliling. Bertemu orang-orang, berbincang, mengucap selamat," ujarnya.

Salah satu yang membuat Puck bersemangat tahun ini adalah Leonardo DiCaprio yang digadang-gadang akan mendapat Piala Oscar pertamanya. Meski belum menonton semua film Oscar, Puck termasuk yang senang jika Leo akhirnya berhasil dapat Oscar.

Namun, Puck tidak akan membuatkan menu spesial untuk itu. Sekali pun Leo adalah idolanya. Ia mengaku tidak pernah membuat menu bertema khusus film atau kesukaan selebriti tertentu, karena dirinya tak pernah tahu siapa yang nantinya menang.

Jadi sementara semua sedang berharap-harap cemas siapa pembawa pulang Piala Oscar yang untuk Asia akan ditayangkan langsung HBO Asia pada jam yang sama dengan AS, Puck mungkin kini sedang sibuk di dapur bersiap mengisi perut para bintang itu. (rsa/rsa)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK