Wanita Lebih 'Boros Bicara' di Telepon Dibanding Pria

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Jumat, 08/04/2016 18:06 WIB
Wanita Lebih 'Boros Bicara' di Telepon Dibanding Pria Wanita berbicara di telepon 30 jam lebih lama dibanding pria. (Thinkstock/Yuri Arcurs)
Jakarta, CNN Indonesia --
Para pria akan merasa terkejut, setiap melihat sang istri dapat menghabiskan waktunya hingga satu jam hanya untuk menelepon ibu atau sahabatnya. Sebuah penelitian Oxford University, menunjukkan bahwa wanita berbicara lebih lama di telepon.
 
Analisis data ponsel mengungkapkan, para wanita menghabiskan waktu total sekitar 130 jam pertahun untuk melakukan atau menerima panggilan telepon, 30 jam lebih lama dari para pria.
 
Ahli Biologi Evolusi, Robin Dunbar, mengatakan kesenjangan ini mencapai 2 setengah jam dalam satu bulan. Hal ini cenderung merefleksikan perbedaan jenis kelamin dalam mempertahankan hubungan persahabatan mereka. Ketika wanita memilih menjaga hubungan mereka dengan mengobrol via teks, tatap muka, atau telepon, pria justru memilihnya dengan melakukan kegiatan bersama.
 
Hasil analisis pun menunjukkan, seiring bertambahnya usia mereka, beberapa orang memiliki lebih sedikit teman. Hal ini diperkirakan, karena banyak orang bereksprimen dalam kehidupan sosialnya saat muda dan mencari cinta. Tetapi, saat semakin tua, hubungannya dengan teman-teman akan berkurang.
 
Melansir laman Daily Mail, studi ini juga menemukan bahwa pria lebih mudah meninggalkan hubungan dengan teman mereka, sehingga wanita lebih mungkin memiliki lingkaran sosial yang lebih besar saat mencapai usia 39 tahun. Saat muda, para pria cenderung memiliki kelompok besar dalam bergaul. Sedangkan wanita lebih memilih memiliki satu teman baik sejak awal, dan inilah mengapa mereka hanya menelpon sedikit orang saat muda.
 
Di kemudian hari, saluran telepon mereka akan tetap sibuk untuk menjaga hubungan dengan anak-anaknya yang telah berpergian dari rumah.
 
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science ini juga menunjukkan bahwa ponsel berperan penting dalam urusan kencan, setidaknya pada para wanita muda.
 
Profesor Dunbar mengatakan, bahwa wanita telah memikirkan tentang sosok pasangan romantis mereka, jauh lebih dulu sebelum para pria memikirkan hal itu.
 
"Kita bisa melihat pada periode usia 20 sampai pertengahan 30-an, di mana mereka hanya menelepon satu laki-laki secara terus menerus," ujar Dunbar. "Ini merupakan 'jendela' 14 tahun, di mana mereka terus menerus menelepon satu orang, sedangkan Anda tidak melihat itu pada laki-laki. Dan seolah-olah para gadis berkata 'ini dia,' dan meneleponnya terus hingga laki-laki itu mengerti."
 
Telah diklaim sebelumnya bahwa wanita berbicara sekitar 20 ribu kata perhari, dan rata-rata pria hanya sekitar 13 ribu kata.
 
Ilmuwan dari Maryland University meyakini bahwa hal ini karena wanita memiliki tingkat FOXP2 atau 'protein bahasa' lebih tinggi di otak mereka.
 
Peneliti lain menunjukkan, bahwa anak perempuan belajar bicara lebih awal dan cepat dibanding anak laki-laki. Mereka menghasilkan kata-kata pertama mereka, memiliki kosakata yang lebih banyak, serta menggunakan berbagai jenis kalimat daripada anak laki-laki seumuran mereka.
 
Psikolog dari Manchester University, Geoffrey Beattie, mengulas 56 studi pada komunikasi pria dan wanita, dan ditemukan 24-nya menyimpulkan pria menggunakan lebih banyak kata sehari.
 
Hanya dua yang mengarah wanita menjadi lebih banyak berbicara seks.
 
Beattie pun melakukan penelitiannya sendiri, bahwa wanita menggunakan kata-kata yang lebih bijaksana, sedangkan pria menggunakan bahasa yang sering berulang.
 



(les)