Sekolah tersebut mengumumkan akan menambah lima hari libur tambahan dalam jadwal libur tahunan mereka jika staf sekolah tidak merokok. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan staf perokok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam proposal yang ditujukan kepada manajemen sekolah, salah seorang kepala departemen menyarankan, agar staf tersebut juga mendapatkan predikat "role model", yaitu panutan atau contoh yang baik bagi para murid untuk menjaga kesehatan dan menumbuhkan perhatian tentang pendidikan kesehatan.
Sekolah berasrama yang melayani anak-anak dan remaja yang berkebutuhan khusus tersebut juga menyebut, sekolah akan menjadi tempat yang sehat dan membuat para perokok berhenti merokok. Para guru di sekolah berharap, insentif ini akan mendorong pegawai dan murid untuk menjalankan hidup sehat.
Seorang pegawai di sekolah itu mengkonfimasi kepada The Independent, gimmick hari libur tambahan tersebut belum diterapkan hingga saat ini. Namun, manajemen mengklaim, sedang memproses insentif tersebut. (bir)