Biasanya, transplantasi organ yang kerap dilakukan adalah transplantasi jantung, ginjal, dan juga hati. Namun bagaimana dengan transplantasi penis?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Huffington Post, menurut keterangan dari dokter yang merawatnya, Manning menjalani operasi selama 15 jam di Massachusetts General Hospital di Boston.
Dokter mengatakan prosedur operasi ini termasuk penting karena menyangkut soal psikologis seseorang yang kehilangan organ intimnya.
"Kami sangat berharap bahwa teknik rekonstruksi ini akan memungkinkan kami untuk bisa meringankan penderitaan dan keputusasaan orang yang mengalami cedera geniturinari. Kehilangan organ intim ini bahkan sering membuat mereka berpikir untuk bunuh diri," kata Dr Curtis Cetrulo, salah satu dari dua ahli bedah yang melakukan prosedur ini, dalam pernyataannya.
Dalam pernyataan yang sama, Manning mengucapkan terima kasih kepada para dokter. Dia juga berharap bahwa pasien lainnya yang membutuhkan operasi serupa bisa lebih mudah menerima donasi organ.
"Hari ini saya memulai babak baru yang penuh dengan harapan pribadi dan juga orang lain yang mengalami luka genital," kata Manning.
Di dunia sendiri, prosedur transplantasi penis di Amerika ini bukanlah yang pertama kalinya. Dokter di Afrika Selatan adalah dokter yang pertama kali berhasil melakukannya di dunia. Operasi di tahun 2014 ini dilakukan terhadap seorang pria 24 tahun yang penisnya harus diamputasi karena gagal sunat. (chs)