Sensasi Pasar Kuliner Terapung di Big Apple

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Rabu, 20/07/2016 18:15 WIB
Sensasi Pasar Kuliner Terapung di Big Apple Warga kota New York kini punya destinasi wisata kuliner baru berupa pasar terapung. (Michael Loccisano/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasar terapung selama ini dikenal di Indonesia dan Thailand. Namun, kini New York akan merasakan sensasi mendapatkan makanan di atas tongkang yang singgah di kota Metropolitan Pesisir Timur Amerika itu.

Melansir Curbed New York, sebuah tongkang bernama Swale sepanjang 39 meter akan mengunjungi penduduk New York menawarkan sensasi berbelanja, dan memasak di atas kapal yang berlayar, bulan ini.

Berawal dari mimpi dan cita-cita seorang seniman Mary Mattingly untuk memiliki sebuah karya seni sekaligus ruang publik, ia pun membuat Swale yg bertujuan mendekatkan masyarakat Big Apple pada makanan sehat.


Tongkang itu berkonsep sebuah ide yang disebut Mattingly sebagai ‘hujan makanan terapung’. Swale membawa banyak bahan makanan segar, seperti kale, asparagus, artichoke, jahe, blueberries, dan masih banyak lagi.

Tidak di seperti pasar terapung lainnya, Swale justru menawarkan bahan pangan bernutrisi itu dengan cuma-cuma alias gratis.

Bukan hanya menyediakan bahan makanan yang dapat diolah, Swale bahkan menyediakan sayuran dan buah itu juga masih dalam bentuk tanaman. Bahkan, Swale juga mengadakan program tukar benih kepada para pengunjung.

Agar semakin menarik dan bermanfaat bagi masyarakat lokal, Swale mengadakan sebuah panduan masak yang dapat diakses oleh publik guna memudahkan orang mengolah makanan gratis itu.

Swale akan diluncurkan secara resmi di Concrete Plant Park di Bronx pada 23 Juli nanti. Rencananya, beberapa lokasi yang akan dijadikan labuhan singgah tongkang penuh makanan itu adalah Brooklyn Bridge dan Governor's Island.

[Gambas:Youtube] (les)