Data ini didapatkan pemerintah Prefektur Osaka melalui survei terhadap 1.858 orang berusia 18 tahun ke atas. Survei dilakukan pada bulan November sampai Desember 2015. Hasilnya mereka menemukan bahwa 27 persen pria dan 26 persen wanita akan makan nasi atau roti bersama dengan konamon (makanan dengan tepung terigu atau tepung beras yang menjadi bahan utama) setidaknya sehari sekali. Tepung terigu, tepung beras, nasi, serta mi adalah sumber karbohidrat utama dalam tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu dalam penelitian juga ditemukan bahwa hampir 70 persen pria dan 60 persen perempuan responden dengan BMI lebih dari 25 ternyata melakukan kasabetabe lebih dari sekali seminggu.
Untuk menghindari epidemi obsesitas pada warganya, pemerintah Prefektur Osaka memberikan peringatan kembali. "Orang obesitas memiliki risiko tinggi untuk mengalami penyakit karena gaya hidupnya. Meskipun kasanetabe adalah budaya makanan Osaka, namun semua orang harus memperhatikan frekuensi mereka makan dan jumlah makanan yang dimakan," kata pemerintah Prefektur Osaka.
"Daripada makan nasi, orang harus lebih meningkatkan konsumsi sayuran saat makan okonomiyaki." (chs)