Indonesia Bisa Jadi Destinasi Golf Dunia

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Selasa, 16/08/2016 06:05 WIB
Indonesia Bisa Jadi Destinasi Golf Dunia Indonesia punya potensi besar menjadi destinasi golf dunia. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia kini tengah giat meningkatkan industri pariwisata. Targetnya, mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 12 juta orang pada akhir 2016, dengan proyeksi devisa sebesar Rp172 triliun.

Demi mencapai target tersebut, promosi pun kencang digencarkan. Wonderful Indonesia berkibar di berbagai kota besar di dunia.

Menurut Country Manager Emirates Airlines Indonesia Satish Sethi, bukan mustahil bagi Indonesia menarik lebih banyak wisman. Apalagi kini Indonesia mulai dikenal sebagai destinasi golf dunia.


“Dari data yang dikumpulkan Emirates selama beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan kunjungan turis hingga 45 persen untuk bermain golf di Indonesia,” ujar Satish kepada CNNIndonesia.com, di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (15/8).

Satish menambahkan, destinasi favorit bagi para pegolf di Indonesia adalah Jakarta dan Bali.

“Banyak sekali destinasi golf berskala internasional di Bali dan Jakarta,” sebutnya.

Selaras dengan pendapat Satish, Kementerian Pariwisata Indonesia juga melihat celah tersebut.

Asisten Wakil Deputi Pemasaran Internasional Kementerian Pariwisata Lilis Fauziah menyebut Indonesia memiliki sekitar 114 lapangan golf bertaraf internasional di sejumlah kota dan tujuan wisata seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam dan Bintan.

Ia menuturkan, sebagian besar lapangan golf di Indonesia berada tak jauh dari objek wisata alam, memungkinkan para penyuka golf memainkan olahraga itu sambil menikmati udara segar dan pemandangan laut, pegunungan, kota, pantai, atau hutan hujan.

"Wisata golf Indonesia punya keunikan yang berbeda dengan wisata golf di negara lain, dan faktor ini bisa menjadi daya tarik sekaligus keunggulan wisata golf Indonesia," katanya.

Walau begitu, Lilis tidak menampik bahwa Indonesia masih ketinggalan dibandingkan Malaysia dan Thailand dalam pengembangan wisata golf.

"Namun kami tidak tinggal diam, potensi kita punya, lapangan golf bertaraf internasional, caddy yang profesional, alam yang indah dan beragam, itu semua akan kami kemas lebih baik dan lebih profesional lagi, sehingga Indonesia mampu menjadi destinasi wisata golf," kata Lilis.

Dia menyebut, lima tahun lalu wisata golf di Indonesia hanya mampu menjaring 900 orang turis. “Kini jumlahnya sudah sekitar tiga ribu orang per tahun. Ini menunjukkan kecenderungan yang positif," ungkapnya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk lebih mengangkat wisata golf di Indonesia adalah dengan menggelar turnamen golf internasional dengan menghadirkan pegolf dunia. Cara lainnya adalah dengan mengikuti pameran golf berskala global, seperti Thailand Golf Expo (TGEX) yang diikuti Indonesia, Mei silam.

"Indonesia itu surganya para pegolf, lapangannya bagus, bisa main sepanjang tahun, tidak banyak terpengaruh oleh musim," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya. (les)