Lima Bahasa Asing yang Menarik untuk Dipelajari

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 02/09/2016 07:23 WIB
Lima Bahasa Asing yang Menarik untuk Dipelajari Ilustrasi. (MorgueFile/cohdra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mempelajari bahasa asing, selain bahasa Inggris, menjadi salah satu cita-cita banyak orang. Berangan-angan dapat lancar bercakap dengan orang asing tentu akan terasa keren. Tak hanya itu, kemampuan berbicara bahasa lain juga seringkali memudahkan seseorang dalam melakukan studi atau bahkan pekerjaan.

Namun tentu saja memilih bahasa baru untuk dipelajari dapat menjadi pekerjaan tambahan. Biasanya, alasan ketertarikan budaya atau keinginan untuk mendatangi tempat dengan bahasa tertentu membuat seseorang ingin memelajarinya.

Melansir Ethnologue, berdasarkan studi penggunaan bahasa yang dirilis baru-baru ini, ada 23 bahasa di dunia yang setidaknya digunakan oleh 50 juta penutur.


Dari data tersebut, terlihat bahasa daerah asal Indonesia, Jawa, menempati urutan ke-11 sebagai bahasa yang paling banyak dituturkan. Tercatat, bahasa Jawa dituturkan oleh 84,3 juta orang.

Jumlah penutur bahasa Jawa ini lebih tinggi dibanding bahasa Korea yang berjumlah 77 juta, Jerman dengan 76 juta, Prancis sebesar 75 juta, dan Italia sejumlah 63,4 juta penutur.

Tingginya bahasa Jawa dituturkan oleh banyak orang di dunia ini bahkan mengalahkan bahasa Indonesia yang ditempatkan di urutan ke-23 dan dikelompokkan sama dengan bahasa Melayu. Bahasa Indonesia dituturkan hanya oleh 23,2 juta orang.

Berdasarkan data dari Ethnologue, terdapat lima bahasa yang mungkin bisa menjadi pilihan baru untuk Anda kenali.

1. Mandarin

Studi Ethnologue menempatkan bahasa Mandarin sebagai urutan pertama yang dituturkan dan dipelajari di dunia. Dengan penutur lebih dari 1 miliar orang dan digunakan di lebih dari 35 negara, bahasa ini bisa menjadi pilihan potensial untuk dipelajari.

Namun, dalam mempelajari bahasa Mandarin, setidaknya Anda harus mengetahui bahwa ada 13 jenis sub-bahasa atau turunan bahasa Mandarin. Ini belum termasuk dengan cara memahami cara menulis, kosakata, konsonan, dan aspek lainnya yang menjadikan bahasa ini cukup sulit dipelajari orang asing.

2. Spanyol

Studi menunjukkan bahwa bahasa Spanyol menjadi bahasa kedua yang paling banyak dituturkan di dunia dengan jumlah penutur sebesar 427 juta orang. Selain itu, bahasa ini dapat digunakan di 31 negara yang menyebar di Eropa, hingga Amerika Tengah dan Selatan.

3. Arab

Bahasa ini ternyata memiliki jumlah penutur hingga 267 juta orang dan tersebar di 58 negara di dunia. Jumlah ini menjadikan bahasa Arab menjadi bahasa ke-4 terbanyak digunakan di dunia versi Ethnologue.

Namun, bahasa Arab bukan cuma 'syukron', 'afwan', 'ana' atau 'antum'. Ethnologue mencatat, setidaknya ada 19 jenis bahasa Arab yang ada di dunia, lebih banyak dibanding bahasa Mandarin. Mempelajari bahasa Arab pun terbilang tak mudah, beragam aspek seperti aksara, kosa kata, pelafalan, dan lainnya harus juga ditaklukkan.

4. Portugis

Meskipun jumlah penuturnya lebih sedikit dibanding bahasa Hindi, namun bahasa Portugis lebih banyak tersebar di dunia yaitu 12 negara tercatat menggunakan bahasa ini. Ethnologue mencatat bahasa ini dituturkan lebih dari 202 juta orang di dunia.

5. Rusia

Bahasa yang memiliki aksara cukup unik ini tergolong bahasa dengan jumlah penutur banyak yaitu 171 juta dan tersebar di 17 negara, yang sebagian besar adalah pecahan Uni Soviet.

Bahasa Rusia tercatat lebih banyak digunakan dibanding bahasa Jepang dengan 128 juta penutur. Namun bahasa Negeri Matahari Terbit itu hanya digunakan secara umum di dua negara menurut Ethnologue.

"Yang membuat bahasa Rusia unik menurut saya adalah penutur di Indonesia sedikit jadi terasa lebih spesial, ini mirip dengan bahasa Jerman namun lebih sulit. Aksara Rusia juga unik, serta terasa lebih keren saat berbicara dengan bahasa Rusia." kata Virginia, salah satu anak muda Jakarta lulusan Sastra Rusia Universitas Indonesia sekaligus penutur bahasa ini saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.


(meg/meg)