"Saya tertantang untuk menciptakan perhiasan dari kain yang dipakai untuk tirai blind," kata Rinaldy yang juga akrab disapa Yung Yung, saat peluncuran kolaborasinya dengan merek blind premium Coulisse di Senayan City, pada Selasa (20/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dok. Tim Muara Bagdja |
Yang tak kalah menarik, Rinaldy tampaknya tahu benar bagaimana 'menyinari' kain bermotif yang menerawang ini. Dia menggunakan cahaya lampu kecil di bagian dalam headpiece untuk memperlihatkan detail kain yang dipakainya.
"Bahan ini jelas berbeda dari bahan yang pernah saya buat sebelumnya."
Rinaldy mengungkapkan hal ini tentunya berbeda dengan saat dia mengolah aksesorinya dari bahan-bahan yang biasa dia pakai.
"Saya orangnya suka tantangan. Mengolah kain blind ini punya tantangan tersendiri. Kainnya lebih kaku dan harus dipelajari teksturnya agar bisa melengkung dengan sempurna."
Rinaldy sendiri memilih bahan grafik jacquards yang tebal tapi menerawang. Kainnya polos namun bertekstur sederhana namun tetap elegan dan cantik.
Sedangkan warna putih menjadi warna pilihan Rinaldy karena warna ini dianggap bisa memperkuat bentuk dan shape desain yang modern serta futuristik.
Desain ini terbilang unik, namun Rinaldy mengaku kalau koleksi ini bukanlah untuk dijual. "Kalau desain ini dari awal saya membuatnya benar-benar dari hati, ini ungkapan hati saya jadi tidak dijual." (chs/les)
Dok. Tim Muara Bagdja