Selanjutnya, dia mengharapkan Palu berkembang menjadi destinasi wisata berkelas internasional. "Kemenpar akan mendukung untuk Go Internasional, karena Palu juga sudah membuktikan saat GMT Gerhana Matahari Total 2016 lalu paling heboh, paling ramai di antara 12 titik yang heboh diserbu wisman. PATA 2016 memberi penghargaan kepada Indonesia sebagai negara kreatif dalam memasarkan fenomena alam. Palu adalah penyelenggara yang terbaik," tuturnya
Selain itu, Arief mendorong Palu mempunyai event internasional. Paling mudah sport tourism seperti Tour de Celebes 2017 yang berpusat di Palu."Palu harus punya international port baik airport dan seaport. "Jadikan Palu sebagai hub city di wilayah timur. Itu akan membuat banyak penerbangan yang singgah dan transit di Palu sebelum membawa penumpang ke kota lain di Indonesia," katanya saat Pembukaan Festival di Penggaraman Pantai Talise.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
“Jelas ini juga sekaligus sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan yang tahun ini menargetkan 500 ribu wisatawan nusantara (wisnus) dan 25 ribu wisatawan mancanegara (wisman), ini perintah pak Wali Kota langsung,” katanya.
Kegiatan ini sudah bertahun-tahun diselenggarakan di Palu, namun namanya sedikit berbeda. “Tahun lalu namanya masih Festival Teluk Palu. Lalu kenapa sekarang ada Nomoni, itu artinya adalah berbunyi. Jadi kalau diartikan, gemakan sedikit Palu maka ini akan berbunyi, seperti dengan kedatangan Pak Menteri,” kata dia.
“Festival ini adalah sarana untuk melestarikan dan mengembangkan budaya masyarakat serta meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.
Festival ini menampilkan atraksi seni budaya menarik, seperti kegiatan pertama memasang obor sepanjang 7,2 km di 520 titik yang diiringi suara suling dengan gendang.
“Kegiatan kedua akan mengangkat ritual adat. Juga akan ada panggung budaya di sepanjang 7,2 km itu. Yang membuat unik lainnya adalah kendaraan yang akan mengangkut wisatawan selama festival adalah dokar,” kata dia.
Festival yang telah diselenggarakan sejak tahun 2008 ini diharapkan dapat mencapai target kunjungan wisatawan di tahun 2016 ini. (odh/odh)
