Dalam Sehari, 9.210 Bungkus Mi Samyang Terjual di Indonesia

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Sabtu, 15/10/2016 09:16 WIB
Dalam Sehari, 9.210 Bungkus Mi Samyang Terjual di Indonesia Produk Mi Instan Korea Selatan. (Foto: ihatemyselfq/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jika ditanya makanan Korea apa yang paling dikenal saat ini, mungkin mi super pedas Samyang jadi jawabannya. Hanya saja, sebenarnya nama mi ini bukanlah Samyang. Mi instan ini bernama Buldalk Bokkeummyeon. Sedangkan samyang adalah nama perusahaan yang memproduksi mi tersebut, Samyang Foods.

“Hanya saja karena hurufnya yang bisa dibaca oleh orang Indonesia (huruf romanji) di dalam kemasan mi-nya itu Samyang, jadinya mi ini disebut sebagai mi samyang. Padahal samyang itu adalah perusahaan pembuatnya. Dan mereka tak cuma produksi mi ini saja,” kata salah seorang staf di Korea Tourism Organization kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Kepopuleran jenis mi instan ini selain disebabkan karena Korean Wave yang tengah melanda Indonesia, juga disebabkan adanya tantangan unik di media sosial untuk menyantap mi ini, Samyang Noodle Challenge. Selain itu lidah Indonesia yang menggemari aneka makanan pedas juga mendukung berkembangnya tren mi samyang.


Minat yang tinggi pada mi Samyang ini dibuktikan lewat angka penjualannya yang fantastis. Salah satu market place Indonesia, elevenia mencatat, dalam satu hari (11/10), transaksi jual-beli mi samyang ini angka penjualan mencapai 9.210 bungkus mi. Ini hanya angka penjualan dalam satu hari saja.

Angka ini cukup mengejutkan karena harga jual mi Samyang sendiri terbilang jauh lebih mahal dibanding jenis mi instan lain yang ada di Indonesia. Namun harga jual yang cukup mahal ini ternyata tak memengaruhi tingkat konsumerisme warga Indonesia.

Dalam pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com, di tanggal tersebut elevenia menjual mi Samyang dengan harga spesial Rp11 ribu per bungkusnya. Namun jumlah pembeliannya dibatasi hanya tiga bungkus per transaksi.

“Kami seringkali kaget dengan perilaku belanja customer. Seperti halnya pembelanjaan mi Samyang yang hampir mencapai 10 ribu bungkus dalam sehari. Ini sungguh di luar dugaan,” kata Eunho Park, GM Sales Management elevenia.

Tak dimungkiri, jenis mi instan ala Korea ini memang berbeda dari mi instan pedas yang biasa ditemui di Indonesia. Mi instan ini memang memiliki rasa yang super pedas menggigit dengan porsi jumbo dan lembaran mi yang lebih tebal serta besar. Varian mi instan goreng ini dikenal juga sebagai fire noodles.

Berdasarkan ulasan para penikmatnya, dikutip dari Soshiok, mi ini akan terasa semakin pedas ketika dikunyah. Dan usai ditelan, rasa pedasnya masih akan tersisa di mulut dan tenggorokan.

Koreaboo, mengungkapkan bahwa mi Samyang ini terdaftar dalam tujuh besar mi instan terpedas di Korea. Mi instan Korea yang masuk dalam daftar terpedas adalah Habanero Ramen, Paldo Teumsae Instant Ramen, Nongshim Jinjja Jinjja Ramen, Nongshim Shin Ramen, Foodmon DJ-DOC Jjolmyeon, dan Paldo Rabokki.

(chs)