Pameran Busana Warisan Selebriti Hollywood

Munaya Nasiri, CNN Indonesia | Selasa, 25/10/2016 07:57 WIB
Pameran Busana Warisan Selebriti Hollywood Busana pemberian sejumlah artis Hollywood disimpan dengan apik oleh Gene London, dan kini dipamerkan untuk umum. (Pixabay/skeeze)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saat Gene London masih aktif memandu acara Cartoon Corners, ia kerap bertemu sejumlah bintang ternama. Ada kalanya sang bintang datang ke studio, dan kadang pula London yang menyambangi mereka.

Suatu kali, London berjumpa dengan Joan Crawford. Lalu, sang aktris asal Texas memberikan kepadanya tiga pasang jumpsuit yang sangat ia sukai.

Tak hanya Crawford, artis lain pun melakukan hal serupa. Lama-kelamaan London memiliki ide untuk mengoleksi busana dari para selebriti papan atas.


Dalam beberapa dekade, London pun berhasil mengumpulkan sejumlah busana dan siap untuk memulai Traveling Fashion Museum miliknya.

Pameran tersebut akan diselenggarakan di Boscov's Department Store di Sangertown Square, dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya alias gratis hingga Sabtu (29/10) mendatang.

Beberapa koleksi yang ditampilkan adalah busana yang antara lain pernah digunakan oleh Marilyn Monroe, Grace Kelley, Audrey Hepburn dan Elizabeth Taylor.

"Ini adalah pameran fesyen, dan fesyen menunjukkan waktu. Tapi fesyen Hollywood tidak habis dimakan waktu," kata London dikutip laman Observer Dispatch. "Itu lah keajaiban Hollywood. Ia menunjukkan kemewahan."

Busana yang ditampilkan memang kebanyakan berasal dari artis perempuan, tapi orang-orang dari berbagai kalangan ramai berkumpul untuk melihatnya.

"Fesyen bisa menjual keajaiban masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Di pameran ini, tidak ada orang tua yang ingat kapan momen tertentu terjadi," kata London, "tapi justru anak muda yang berkata, 'Oh, lihat pakaian ini.'"

London memang sengaja menyusun koleksinya sesuai urutan waktu. Ia ingin memperlihatkan perkembangan fesyen di sejarah Amerika.

Ia juga berharap agar pameran yang ia usung ini bisa memperlihatkan sifat asli para selebriti, termasuk tingkah aneh mereka di depan maupun belakang kamera.

Sang pria kelahiran 1931 berkata, "Ini adalah sebuah cerita tentang orang-orang yang ingin menjadi lebih besar dari sebelumnya."

Meski begitu, London tak menampik adanya pengunjung yang mungkin tidak terlalu paham dengan keunikan kehidupan selebriti. Namun ia yakin jika pameran tersebut bisa menjadi inspirasi busana untuk mereka.

"Saya menyukai pameran ini karena saya tidak hanya memamerkan busana yang diberikan oleh para bintang,," kata London, "tapi ini tentang Hollywood yang saat itu merupakan kombinasi dari seluruh talenta yang ada di dunia."



(vga/vga)