Pencipta 'Big Mac' Meninggal Dunia

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Kamis, 01/12/2016 22:07 WIB
Pencipta 'Big Mac' Meninggal Dunia Pencipta burger besar populer, Big Mac, meninggal dunia. (Thinkstock/Lilyana Vinogradova)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dunia kuliner berduka. Sang pencipta Big Mac, meninggal dunia di usia nyaris satu abad.

Melansir AFP, Michael 'Jim' Delligatti yang merupakan pencipta Big Mac meninggal pada Senin (28/11) lalu di rumahnya di pinggiran kota Pitsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, di usia 98 tahun.

Delligatti mengaku menjadi pencipta satu dari penemuan kuliner Amerika paling bersejarah sejak ditemukan roti lembaran, yaitu hamburger dengan dua patty daging, berlapis selada, keju, acar, bawang, yang kemudian dituang saus khusus.


Sebagai pemilik jaringan restoran McDonald's di bagian barat Pennsylvania hampir setengah abad, Delligatti meyakinkan jaringan restoran tersebut untuk beralih dari menu konvensional ke daftar menu sederhana yang ia buat, kentang goreng dan minuman.

Delligatti kemudian mendapatkan izin untuk mencoba burger tersebut pada 1967, yang kemudian membuat penjualan McDonald’s melonjak hingga 12 persen. Selang bertahun-tahun kemudian, McDonald's mulai mengiklankan Big Mac ke secara nasional.

“Ini tidak seperti menemukan bola lampu," kata Delligatti, kala itu. “Ibaratnya, bola sudah ada. Semua yang saya lakukan hanya tinggal menyekrup dan menyalakannya.”

Ia mengatakan ide tersebut datang dari restoran burger saingan pada pertengahan dekade 60-an.

Dan setelah penemuan Big Mac, perusahaan memperluas perkembangan menu, menciptakan era menu baru seperti Egg McMuffin dan Filet-O-Fish.

Nyatanya, Big Mac berkembang menjadi ikon budaya. Dalam sebuah pernyataan, McDonald's mengatakan Delligatti adalah pewaralaba legendaris yang membuat kesan abadi pada perusahaan.

"Kami akan mengenang Jim sebagai pewaralaba berwawasan, seorang pebisnis berpengetahuan," kata restoran cepat saji tersebut.

McDonald’s mengatakan telah menjual ratusan juta dari burger besar itu secara global, meskiipun penjualan melambat beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan minat generasi milenial yang menurun pada makanan cepat saji.

Delligatti meninggalkan seorang istri, Ellie, dua anak, dan sejumlah cucu serta cicit. Dan menurut keluarganya, ia mengelola 48 restoran McDonald’s. (les)