UNESCO: Perang Ancam Hancurkan Situs Bersejarah Dunia

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Sabtu, 03/12/2016 13:31 WIB
UNESCO: Perang Ancam Hancurkan Situs Bersejarah Dunia Kota Kuno Palmyra di Suriah terancam hancur akibat peperangan yang terjadi selama tiga tahun terakhir. (Reuters/Mohamed Azakir)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lima puluh dari 1052 situs warisan dunia yang ada di dunia, masuk dalam daftar terancam UNESCO.

Badan Kebudayaan Dunia mengeluarkan daftar tersebut guna mengajak komunitas internasional melakukan tindakan perlindungan.

Dalam pertemuan ke-40 yang digelar di Istanbul, Juli lalu, UNESCO menambahkan situs warisan dunia di Mali dan Uzbekistan dalam daftar. Begitu juga dengan lima situs warisan dunia di Libya, yang rusak akiat konflik di kawasan Afrika Utara.


UNESCO menyebut, situs-situs bersejarah itu mengalami kerusakan karena berbagai faktor, mulai dari bencana alam, polusi, konflik, vandalisme, urbanisasi, hingga perkembangan wisata modern. Namun, selama tiga tahun terakhir, konflik dan peperangan jadi faktor utama kehancuran situs bersejarah tersebut, seperti yang terjadi di Aleppo dan Palmyra di Suriah.

Mengutip AFP, UNESCO mendaftar situs-situs yang mengalami kerusakan itu dalam dua kategori, yakni ‘Dipastikan’ rusak dan terancam punah, serta ‘Potensial’ mengalami kerusakan akibat kondisi yang terjadi di sekitarnya.

Dalam keterangan resminya, UNESCO menyatakan bahwa daftar tersebut bisa mempermudah World Heritage Fund mengalokasikan dana, bagi situs yang punya kondisi darurat.

Berikut adalah beberapa situs bersejarah dunia yang masuk dalam daftar terancam versi UNESCO:

1. Reruntuhan Jam dan Lembah Bamiyan (Afghanistan)
2. Kota Arkeologi Ashur, Hatra, dan Samarra (Irak)
3. Kota Tua dan Tembok Ratapan (Jerusalem)
4. Kuil Askia, Timbuktu dan Kota Tua Djenne (Mali)
5. Cagar Alam Air dan Tenera
6. Kota Tua Aleppo, Bosra, Damaskus, Crac des Chevaliers, Qal'at Salah El-Din, dan Palmyra (Suriah)
7. Kota Bersejarah Zabid, Kota Tua Sanaa, dan Kota Tua Shibam (Yemen)

UNESCO juga mendaftar taman nasional dan cagar alam yang mengalami kerusakan parah akibat aktivitas manusia, seperti Taman Nasional di Kongo, Republik Afrika Tengah dan Senegal. Sementara di Amerika Serikat, UNESCO memasukkan Taman Nasional Everglades di Florida dan Great Barrier Reef di Australia. (les)