Waspadai Penyakit Tak Langsung yang Menghantui Saat Banjir
Christina Andhika Setyanti | CNN Indonesia
Sabtu, 18 Feb 2017 20:40 WIB
3. Penyakit Vektor
Penyakit ini umumnya ditularkan oleh vektor atau organisme pembawa penyakit menular seperti nyamuk, lalat, kutu, dan siput air tawar.
Banyaknya genangan air yang timbul akibat banjir dapat menyebabkan serangan tersebut berkembang biak dengan leluasa dan menyebarkan berbagai penyakit seperti demam berdarah, chikungunya, dan kaki gajah.
Sebelum banjir datang, biasakan mengubur barang-barang yang dapat menampung air seperti kaleng bekas, jaga selalu kesehatan, dan segera bersihkan rumah sesaat setelah banjir surut.
4. Janin Kerdil
Secara tidak langsung, banjir dapat menyebabkan makanan maupun minuman terkontaminasi dengan berbagai kotoran.
Tidak hanya mengontaminasi, banjir yang terlalu lama juga dapat memutus pasokan makanan. Bagi ibu hamil, hal tersebut bisa membahayakan janin dalam kandungan. Kekurangan gizi asupan nutrisi, serta terpaksa mengonsusmsi makanan yang kotor dapat mengakibatkan janin kerdil.
5. Kontaminasi Virus
Berbagai benda sisa medis seperti jarum suntik dan infus menyimpan berbagai penyakit berbahaya yang bisa menular.
Penanganan sampah medis yang tidak benar dapat menyebabkan berbagai virus menular saat banjir datang.
Virus seperti HIV bahkan dapat menular apabila jarum bekas suntik tercampur air banjir dan mengenai luka yang terbuka.
Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya hindari membeli rumah yang berdekatan dengan rumah sakit, atau jangan biarkan luka terbuka terkena air banjir. (chs/okt/chs) Add
as a preferred
source on Google
Penyakit ini umumnya ditularkan oleh vektor atau organisme pembawa penyakit menular seperti nyamuk, lalat, kutu, dan siput air tawar.
Banyaknya genangan air yang timbul akibat banjir dapat menyebabkan serangan tersebut berkembang biak dengan leluasa dan menyebarkan berbagai penyakit seperti demam berdarah, chikungunya, dan kaki gajah.
Sebelum banjir datang, biasakan mengubur barang-barang yang dapat menampung air seperti kaleng bekas, jaga selalu kesehatan, dan segera bersihkan rumah sesaat setelah banjir surut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara tidak langsung, banjir dapat menyebabkan makanan maupun minuman terkontaminasi dengan berbagai kotoran.
Tidak hanya mengontaminasi, banjir yang terlalu lama juga dapat memutus pasokan makanan. Bagi ibu hamil, hal tersebut bisa membahayakan janin dalam kandungan. Kekurangan gizi asupan nutrisi, serta terpaksa mengonsusmsi makanan yang kotor dapat mengakibatkan janin kerdil.
5. Kontaminasi Virus
Berbagai benda sisa medis seperti jarum suntik dan infus menyimpan berbagai penyakit berbahaya yang bisa menular.
Penanganan sampah medis yang tidak benar dapat menyebabkan berbagai virus menular saat banjir datang.
Virus seperti HIV bahkan dapat menular apabila jarum bekas suntik tercampur air banjir dan mengenai luka yang terbuka.
Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya hindari membeli rumah yang berdekatan dengan rumah sakit, atau jangan biarkan luka terbuka terkena air banjir. (chs/okt/chs) Add
as a preferred source on Google