Fungsi Hiasan Payung Kecil dalam Cocktail

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 15/03/2017 16:53 WIB
Fungsi Hiasan Payung Kecil dalam Cocktail Ada alasan tertentu soal penambahan payung dalam minuman musim panas Anda. (Thinkstock/Wavebreakmedia Ltd)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesegaran segelas cocktail yang menggelitik dengan semburat rasa buah-buahan tropis yang segar pasti membuat Anda tergoda. Apalagi disajikan dalam paduan warna cantik dan juga payung kertas kecil beraneka warna.

Cocktail dan minuman musim panas memang tak lengkap tanpa adanya payung kecil di sisinya. Payung ini menjadi sebuah ikon pantai dan tiki bar.

Namun sebenarnya, payung ini bukan hanya untuk mempercantik minuman, tapi mengutip Travel and Leisure, payung kertas di cocktail ini memiliki sebuah pesan rahasia.


Pesan rahasia ini bisa ditemukan setelah menarik bagian atas payung dan ambil sebuah kertas kecil di bagian ujung batang kayu atau lidinya. Kemungkinan Anda akan menemukan sepotong berita tua sejak bertahun-tahun lalu.

Pasalnya, payung tersebut diciptakan karena produsen harus menarik konsumen sebanyak mungkin dengan cara serendah mungkin. Mereka diminta untuk lebih kreatif menggunakan berbagai bahan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan surat kabar China yang digulung jadi satu.

Payung cocktail kecil ini diciptakan pada 1932. Payung cocktail ini pertama kali digunakan oleh Harry Yee, seorang bartender Hilton Waikiki. Cocktail pertama yang mendapat payung adalah tapa punch pada 1959.

Sebelum payung cocktail dipakai, dia menggunakan bunga anggrek sebagai garnish pada minumannya.

Namun adakah alasan sains lainnya soal payung cocktail ini?

Mengutip Bon Appetit, Peter Vollhardt, seorang profesor dari University of California-Berkeley mengungkapkan penjelasan sains terkait fungsi payung.

"Saat es mulai meleleh, temperatur akan naik di atas 0 derajat celcius dan penguapan alkohol akan meningkat," katanya.

Namun Daniel Weix seorang profesor kimia organik mengungkapkan bahwa penambahan payung tidak terlalu berhubungan dengan penguapan alkohol.

Menurutnya, penguapan alkohol tidak akan terjadi terlalu cepat di bawah sinar matahari langsung dibanding dalam gelap, jika temperatur udaranya sama.

"Menurut saya, kandungan alkohol dalam minuman sebenarnya tidak terlalu bahaya jika tanpa payung."