Makanan Tradisional Bali yang Disajikan Saat Nyepi

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Selasa, 28/03/2017 12:11 WIB
Makanan Tradisional Bali yang Disajikan Saat Nyepi ilustrasi: canang dan kue-kue tradisional disajikan dalam perayaan hari besar di Bali. (Thinkstock/marcoastan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perayaan hari keagamaan identik dengan kemeriahan dan sukacita. Namun tidak demikian dengan Nyepi.

Saat Nyepi, umat Hindu justru menghindari perayaan berlebihan dan juga suasana bising. Sesuai maknanya, umat Hindu diminta untuk menyepi dan hening sepanjang hari.

Namun sama seperti perayaan hari besar lainnya, Nyepi juga punya berbagai hidangan khas yang wajib disajikan.


Ada beberapa kue-kue dan makanan khas Bali yang wajib hadir dalam setiap perayaan Nyepi. Mengutip berbagai sumber, ada berbagai jenis makanan yang wajib disantap saat Nyepi.

1. Entil
Jika Lebaran punya sajian ketupat, maka Nyepi punya entil. Makanan ini berbentuk seperti lontong yang dibungkus dengan daun.

Namun bedanya, entil tak dibungkus dengan daun pisang atau janur, melainkan dibungkus dengan daun nyelep atau talengidi. Tanaman ini memiliki daun lebar dan panjang mirip daun kunyit.

Setelah beras dibungkus dengan daun nyelep, entil kemudian diikat dengan tali bambu. Entil direbus dalam waktu lama, bahkan lebih lama dari ketupat.

Perebusan yang lama ini akan membuat rasa entil makin legit dan tahan lama. Semakin lama direbus, aroma dan rasa entil akan semakin sedap. Hal ini disebabkan karena ada aroma dan rasa daun nyelep yang meresap ke dalam nasi.

2. Ketongkol
Ketongkol juga termasuk sajian yang mirip dengan lontong. Hanya saja bentuknya kerucut. Makanan ini umumnya dibungkus dengan menggunakan daun pisang.

Ketongkol bisa disajikan bersama dengan sayuran atau lauk lainnya. Namun dimakan tanpa tambahan lain, ketongkol juga sudah punya rasa yang gurih, sedap, dan sedikit lengket.

Lauk dan sayur tambahan yang kerap ditambahkan dalam ketongkol adalah kelapa parut, kerupuk, dan sambal matah. Selain itu sayur yang disajikan adalah lawar atau jukut urab serta telur rebus.

3. Pulung Nyepi
Pulung Nyepi punya bentuk yang mirip dengan kolak biji salak tanpa kuah gula dan santan. Sajian makanan tradisional ini biasanya selalu ada jelang pengerupukan.

Sajian ini merupakan makanan khas Desa Sukasada. Kue ini terbuat dari tepung beras dan tepung kanji dan dikukus. Setelah matang, adonan ini dibentuk bulat dan sedikit lonjong. Setelah siap, adonan ini direbus.

Untuk menyantapnya, pulung Nyepi disajikan dengan tambahan parutan kelapa muda.

cerorot, kue khas saat NyepiCerorot, kue khas saat Nyepi (Wiendietry Rusli via Wikimedia Commons (CC-BY-2.0))


4. Cerorot
Jenis kue yang satu ini umum ditemui saat Anda berkunjung ke Bali. Kue berbentuk kerucut dan berwarna cokelat ini memiliki rasa yang manis dan tekstur yang kenyal.

Kue ini dibungkus dengan menggunakan janur yang dililit membentuk kerucut. Kue ini sebenarnya juga terdapat di Jawa Tengah dan beberapa daerah lainnya, termasuk di Bali, Lombok, sampai Sarawak. Hanya saja penyebutannya yang berbeda.

5. Nasi Tepeng
Nasi tepeng adalah salah satu sajian makanan berat saat Nyepi. Nasi tepeng sendiri berasal dari Gianyar.

Salah satu varian nasi Bali ini memiliki rasa rempah dan lada yang pedas menggigit.

Biasanya, seporsi nasi tepeng disajikan dengan berbagai sayuran seperti kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa parut. Penyajiannya tidak diletakkan dalam piring tapi beralas pincuk daun pisang.

6. Jaja apem
Jaja apem dikenal juga sebagai kue apem lainnya. Sajian kuliner ini tak cuma ada saat Nyepi tapi juga di setiap upacara adat di Bali.

Berbeda dengan jenis apem lainnya, apem Bali ini tidak ditambahkan gula. Namun bukan berarti rasanya tak manis. Jaja apem ini disajikan dengan taburan kelapa parut dan gula merah cair.