Kuliner Indonesia Dipromosikan oleh GenPI Jateng

advertorial, CNN Indonesia | Rabu, 26/04/2017 16:36 WIB
Kuliner Indonesia Dipromosikan oleh GenPI Jateng
Jakarta, CNN Indonesia -- Masih ingat komunitas GenPI? Komunitas yang isinya anak-anak muda digital. Saat ini GenPI Jateng makin kreatif. Mereka makin hits dengan hashtag ‘memikat’ di dunia maya dan berhasil memunculkan trending topic baru.

Beberapa berita yang berhasil dikibarkan menjadi trending topic di antaranya berita launching GenPI Jateng, Semarang Great Sale (SmarGres) 2017, dan #LiveInBejalen. Pada Selasa (25/4/2017), giliran #GenPiSukaKuliner yang naik daun dan jadi trending topic di linimasa Twitter dan menempati posisi tiga besar daftar trending topic Twitter se-Indonesia.

Warganet tanpa diminta sudah kompak bergerilya di dunia maya untuk mempromosikan kuliner Indonesia melalui hashtag #GenPiSukaKuliner. Tema itu diambil berkaitan dengan kegiatan Bimbinga Teknis (Bimtek) wisata kuliner oleh Asdep Pengembangan Wisata Budaya Kemenpar di bawah Ahmad Lokot Enda, di Kota Lumpia Semarang.


"Itu murni kekuatan kreativitas. Anak-anak muda warganet itu dunianya ya di kreatif seperti ini. Mereka pun bisa mengajak sesama berbagai penjuru Nusantara untuk kompak memperbincangkan #GenPiSukaKuliner. Sukses! Salam Pesona Indonesia!” kata Menpar Arief Yahya, Selasa (25/4/2017) yang sedang berada di Bangkok, Thailand.

“Di setiap kegiatan di daerah, kami akan libatkan sahabat-sahabat GenPI," tambah Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Komunikasi.

GenPI Jateng bisa menjadi contoh yang bagus dan konkret peran C (community) dalam Pentahrlix Academician, Business, Community, Government, Media (ABCGM). GenPI adalah komunitas yang sifat keanggotaannya volunteer.

"Akan lebih banyak kota yang punya GenPI dan men-support aktivitas pariwisata di kota tersebut," jelas Don.

Di saat yang sama, Kota Semarang memang sedang menggelar event lomba masak yang dihadiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Di lain sisi, Menpar Arief Yahya juga berharap setiap event selalu berhasil menjadi bahan perbincangan publik. Terutama untuk menjadikan pariwisata sebagai napas semua kalangan.

“Yang dibutuhkan adalah kreasi, seperti halnya mempromosikan destinasi waktu di GMT 2016 silam. Orang mengejar ke Indonesia hanya untuk 2-3 menit GMT saja. Ini juga tak jauh beda. Kasih panduan orang agar mau mencicipi dahsyatnya kuliner Nusantara di Semarang," jelasnya.

Mulai dari akun fanpage dan website, retweeters, original tweets, most popular, highest impact, hingga top photografer, semua kompak mempromosikan #GenPiSukaKuliner. Kombinasi antara caption, promosi, dan foto yang kompak digaungkan itulah yang menjadikan #GenPiSukaKuliner menjadi trending topic.

“Ramai di medsos itu bisa menjadi indikator bahwa kegiatan ini meluas. Teruskan sampai betul-betul mempengaruhi publik untuk berwisata kuliner di Semarang,” jelas Arief Yahya yang asli Banyuwangi itu.

Shafigh Pahlevi Lontoh, Koordinator GenPi Jateng juga merasa kaget ketika melihat respons di lapangan yang sangat kuat. Dari sejumlah isu kuat, seperti Ahok, Pertamina, dan DGITM, warganet ternyata ikut aktif mempromosikan Bimtek dan kuliner Semarang.

“Ini event ketiga yang sukses menjadi trending topic. Yang pertama launching  #GenPiJateng. Setelah itu #smggreatsale2017, dan #sarungan merajai jagat media sosial Twitter. Kemudian disusul #LiveInBejalen yang jadi trending topic. Dan sekarang #GenPiSukaKuliner. Kita maksimalkan potensi anggota kita melalui medsos Twitter dan Instagram,” ucap Shafigh Pahlevi Lontoh, Koordinator GenPi Jateng.

Tagar #GenPiSukaKuliner dibuat secara natural. sampai pukul 13.00 WIB, tagar tersebut masih bercokol di posisi ke-3 trending topic Indonesia,” sambung Shafigh.

Pihaknya selalu mencari tema-tema unik dan kekinian agar warganet penasaran dan mencari tahu Tidak Hanya Itu, GenPi Jateng yang terbentuk dua bulan lalu, juga membuat pemilihan tagar yang umum sehingga bisa digunakan GenPi yang ada di Indonesia.

“Pemilihan tagar kunci utamanya. Cuitan kita bisa menjadi trending. Kita juga menginformasikan ke teman-teman GenPi lain untuk ikut berpartisipasi menggunakan tagar tersebut untuk di repost sehingga bisa menjadi pembicaraan banyak orang di medsos,” tambahnya.