Tingkatkan Sistem Imun Bayi dengan Anak Anjing

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Rabu, 03/05/2017 18:20 WIB
Tingkatkan Sistem Imun Bayi dengan Anak Anjing Ilustrasi (Foto: pixa-kems/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah studi mengungkapkan mendekatkan bayi dengan anak anjing atau hewan peliharaan berbulu dapat membantu sistem imun bayi dengan jalan mengakumulasikan dua tipe bakteri usus dalam tubuh. Kedua bakteri ini adalah Ruminococcus dan Oscillospira yang diketahui berasosiasi dengan penurunan risiko alergi dan obesitas.

Para peneliti menganalisa sampel feses 746 bayi seperti yang dikutip dari situs Star2. Mereka juga menemukan bahwa memelihara anjing dan kucing selama masa kehamilan dan masa awal tumbuh kembang bayi diasosiasikan dengan meningkatnya dua jenis bakteri usus yakni Ruminococcus dan Oscillospira.

"Konsep 'intervensi anjing' selama kehamilan sebagai langkah pencegahan alergi dan obesitas, bukan suatu langkah yang terlalu jauh. Tapi studi definitif menuntut tersedianya bukti untuk manfaat kesehatan ini," kata peneliti pediatrik dari Universitas Alberta, Kanada, Anita Kozyrskyj seperti dikutip dari Star2 (2/5).

Sementara studi tidak membuktikan bahwa hewan peliharaan secara langsung dapat mencegah alergi, obesitas, atau mendemonstrasikan bagaimana kucing dan anjing menyebabkan pergantian bakteri. Namun, menurut Anita, mungkin bahwa paparan hewan peliharaan selama kehamilan dapat memengaruhi komposisi mikroba usus dalam bayi dengan mempengaruhi vagina ibu atau kulit mikroba.

Perubahan mikroba pada tubuh ibu dapat terlewati selama proses melahirkan, bahkan lewat proses operasi. Setelah itu, lanjut Anita, hewan peliharaan dapat secara langsung mengirim mikroba bermanfaat saat mereka menyentuh bayi. Bayi dapat juga mengambil mikroba yang tertinggal pada permukaan perlengkapan rumah tangga atau pada debu.


Peneliti melaporkan dalam jurnal Microbiome bahwa sekitar 45 persen rumah tangga dalam studi tidak memiliki hewan peliharaan. 8 persen lainnya hanya punya hewan peliharaan selama kehamilan. Sementara mereka yang memiliki hewan peliharaan selama dan setelah masa kehamilan adalah; 44 persen memiliki anjing, 34 persen memiliki kucing, dan 20 persen memiliki setidaknya satu ekor anjing dan kucing.

Penulis memberikan catatan, studi tidak mendesain eksperimen terkontrol untuk membuktikan bahwa hewan peliharaan mencegah timbulnya penyakit. Peneliti dari Universitas Uppsala, Swedia, Tove Fall menambahkan bahwa sentuhan dengan hewan peliharaan atau hewan ternak mungkin menurunkan gangguan kesehatan seperti asma dan alergi.

"Studi ini menunjukkan bahwa beberapa bakteri kebanyakan ditemukan di flora usus pada bayi dengan hewan peliharaan di rumah, temuan ini perlu direplikasi dalam studi lain," kata peneliti yang tidak tergabung dalam studi ini.