Laporan dari Bratislava

Bedanya Sup Buntut Indonesia dengan Slovakia

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Jumat, 05/05/2017 11:49 WIB
Bedanya Sup Buntut Indonesia dengan Slovakia Sop buntut Indonesia memiliki kandungan rempah dan bumbu yang nikmat (Thinkstock/hanieriani)
Bratislava, CNN Indonesia -- Semangkuk daging buntut dengan tambahan irisan wortel, tomat, daun bawang yang disiram kuah kaldu bening namun gurih dan kaya rempah ternyata tak cuma mengobati kerinduan hati warga Indonesia di Bratislava. Kuah kaldu bening dalam sup buntut ternyata juga menghangatkan hati warga lokal Bratislava.

Sejak 'kemunculannya' ke hadapan publik Bratislava saat food tasting Indonesian Food Tour di restoran Indonesia, Makan, publik lokal dibuat terkejut dengan hidangan buatan dua koki Indonesia, Renatta Moelek dan Maxie Millian.

Dalam acara yang dihadiri oleh pihak KBRI Bratislava dan publik figur Bratislava, Renatta, Maxie, dan Andi dari restoran Makan menghadirkan sup buntut dalam 'kemasan' yang berbeda. Sup buntut ini disajikan dalam bentuk yang lebih cantik.

Mereka menyajikan semangkuk daging buntut tanpa tulang, irisan wortel, tomat kecil utuh yang dikupas kulit luarnya. Tak lupa irisan daun bawang dan bawang goreng ditambahkan sebagai penyedapnya.


Sedangkan kuahnya yang berwarna kecokelatan disajikan dalam wadah terpisah. Saat kuahnya dicampur, aroma kayu manis, kaldu buntut sapi, serta sedikit cengkih pun tercium.

Aroma harum gurih ini ternyata membuat banyak orang penasaran akan cita rasanya yang menghangatkan. "Apa yang ada di dalamnya?" tanya Justin, salah satu tamu yang hadir.

"Pada dasarnya di dalam mangkuk ada sayuran dan daging, tapi kuahnya dibuat dari campuran rempah seperti kayu manis,kaldu buntut dan tulang yang direbus lama, dan sayuran," ucap Maxie.

"Tapi sebenarnya di Indonesia sendiri, setiap keluarga punya resep sup buntutnya sendiri-sendiri. Jadi bagi orang Indonesia, sup buntut adalah comfort food dan family food-nya mereka."

Antusiasme warga Bratislava soal sup buntut ternyata bukan hal yang aneh. Pasalnya di Bratislava sendiri mereka juga memiliki makanan sejenis sup buntut atau sup kaldu tulang dengan daging buntut.

Sekilas 'wujudnya' terlihat sama. Namun kenyataannya rasa dan isiannya sangat berbeda. Di dalam sup buntut Indonesia, rasa rempah dalam kaldunya memang dibuat dengan rasa yang kuat dan pekat. Rasa rempah inilah yang membuat warga Bratislava ketagihan dan penasaran soal resep masakannya.

Sup buntut Slovakia, rasa supnya terasa lebih 'light.' Hal ini terlihat dari warna kuahnya yang bening dan jernih.

Sop buntut SlovakiaSop buntut Slovakia (CNN Indonesia/Christina Andhika Setyanti)

Kuah sup ini ternyata dibuat dari kaldu yang direbus bersama sayuran. Rasanya sendiri lebih lebih mirip seperti kuah sup sayuran yang kerap disantap di Indonesia.

Untuk mendapatkan kuah yang jernih, setelah direbus, kuah kaldu ini pun disaring. Sedangkan daging buntutnya dipotong-potong kecil. Sebagai tambahannya, mereka juga menambahkan wortel dan bihun yang potong pendek-pendek.

Wujudnya sekilas mirip dengan soto bihun. Kuahnya terlihat sangat gurih. Di satu restoran, Bratislava Hrad, kuahnya yang jernih dan berwarna kecokelatan ini memiliki rasa kaldu yang tak terlalu kuat dan sedikit asam.

Namun, seperti kekhasan masakan Bratislava lainnya, rasa masakan ini terasa sedikit manis di lidah. Sekalipun ini adalah makanan gurih, cita rasa manis masih terasa kuat dalam setiap masakannya.