Lancong Semalam

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di Lombok

Resty Armenia, CNN Indonesia | Minggu, 21/05/2017 11:54 WIB
Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di Lombok Gili Meno memang tak sepopuler Gili Trawangan. Namun, keindahan dan ketenangannya banyak dicari oleh wisatawan dalam dan luar negeri. (Dok. Mahamaya Boutique Resort)
Gili Meno, CNN Indonesia -- Sebagian besar penduduk Indonesia pasti sudah mengetahui keindahan Pulau Lombok yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di utara pulau ini, terdapat tiga pulau kecil yang jaraknya berdekatan satu sama lain, yakni Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan.

Wisatawan yang sedang berada di Bali atau Lombok biasanya menyempatkan diri berkunjung selama satu atau dua hari ke pulau yang berpasir putih dan berair jernih ini, untuk sekedar berolahraga air atau berpesta.

Meski jaraknya berdekatan, ketiga Gili ini memiliki karakter yang berbeda-beda.


Gili Trawangan yang letaknya paling jauh dari Lombok adalah yang paling terkenal, karena lebih dulu dikembangkan.

Banyaknya tempat penginapan dan tempat kongko membuat wisatawan lokal dan mancanegara ramai berdatangan. Setiap malam, ada saja pesta meriah yang digelar.

Berbanding terbalik dengan Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno memiliki suasana yang jauh dari hingar bingar.

Mengikuti Gili Trawangan, mulai bermunculan tempat penginapan dan tempat makan di Gili Meno, hanya saja harganya lebih mahal dari dua Gili lainnya.

Perairan Gili Meno juga memiliki keunikan, karena adanya titik Gili Meno Wall, di mana penyu-penyu biasa berenang di pagi hingga sore hari. Wisatawan pecinta olahraga air pasti lebih suka berada di sini.

Jadi jika ingin menikmati ketenangan sendiri atau bersama pasangan, Gili Meno layak dipilih.

Sama seperti Gili Trawangan dan Gili Air, pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor untuk berkeliling Gili Meno.

Karenanya, penduduk lokal dan wisatawan hanya bisa menikmati pulau ini menggunakan sepeda, cidomo (semacam delman) atau berjalan kaki.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokPerjalanan dengan kapal menuju Gili Meno. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Untuk mencapai Gili Meno, wisatawan bisa menumpang kapal dari Lombok atau Gili Trawangan.

Pengunjung dari Lombok bisa berangkat dengan kapal umum dari Pelabuhan Bangsal. Dengan harga tiket Rp25 ribu, perjalanan kapal ditempuh sekitar 25 menit.

Sementara dari Gili Trawangan bisa menumpang kapal umum atau kapal cepat. Dengan harga tiket Rp23 ribu, kapal umum berangkat dua kali setiap harinya, yakni pukul 09.30 dan 16.00.

Sedangkan kapal cepat berangkat satu jam sekali setiap harinya, dengan harga tiket lebih mahal, Rp85 ribu.

Akhir pekan kemarin, CNNIndonesia.com berkesempatan untuk mengunjungi Gili Meno. Mahamaya Boutique Resort dipilih sebagai tempat menginap karena letaknya yang dekat dengan Gili Meno Wall.

Berikut ini ialah kegiatan yang CNNIndonesia.com lakukan selama berada satu hari satu malam di Gili Meno:

05.00 - Matahari Terbit di Jetty Bar

CNNIndonesia.com mengawali hari di Gili Meno dengan berburu terbitnya matahari di titik terjelas, yakni Jetty Bar, yang letaknya di sisi timur pulau, tak jauh dari Karma Reef Resort. Di sana juga merupakan titik penurunan penumpang yang menggunakan kapal cepat.

Dari hotel, CNNIndonesia.com mengayuh sepeda sekitar 10 menit ke titik tersebut. Meski masih sangat pagi, namun udara tidak terlalu dingin. Di sepanjang perjalanan, mata pun dimanjakan dengan pemandangan jajaran pepohonan dan hamparan laut.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokMatahari terbit di Gili Meno. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Sesampainya di Jetty Bar, suasana masih sepi, tidak seperti suasana pemandangan matahari terbit di daerah wisata lain yang selalu dipenuhi wisatawan. Mungkin belum banyak wisatawan yang tahu akan keindahan di Gili Meno ini. 

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokSepasang wisatawan yang berbulan madu di Gili Meno tengah menikmati pemandangan matahari terbit di Jetty Bar. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Tak lama menunggu, matahari yang merangkak malu-malu membuat langit diwarnai semburat biru dan oranye bak lukisan. Usaha bangun pagi dan mengayuh sepeda pun terbayar sudah.

Setelah puas memandangi matahari terbit, CNNIndonesia.com kembali ke hotel untuk bersiap snorkeling dan bertemu penyu di Gili Meno Wall.

06.30 - Mengejar Penyu di Gili Meno Wall

Pagi hari menjadi waktu yang pas untuk melakukan olahraga air di Gili, karena ombaknya masih terbilang tenang.

Di Gili Meno terdapat tiga sekolah menyelam yang bisa dipilih untuk memandu diving. Namun, jika puas hanya dengan snorkeling, wisatawan bisa menyewa peralatan dari penduduk setempat.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokPantai di Gili Meno saat pagi hari. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Walau lebih mudah dari diving, namun saat snorkeling wisatawan perlu menguasai gerakan berenang sederhana agar tidak mudah panik di dalam air. Apalagi perairan di sekitar Gili Meno Wall lumayan dalam.

Dari Mahamaya Boutique Resort, jarak Gili Meno Wall hanya sekitar 10 menit dengan mendayung perahu kayak. Seluruh peralatan snorkeling dipinjamkan gratis bagi tamu.

Setelah mendayung selama 10 menit, CNNIndonesia.com lalu sampai di Gili Meno Wall. Benar saja, di perairan yang lumayan dalam ini, tak sulit untuk melihat seekor penyu yang berenang hanya beberapa meter dari CNNIndonesia.com.

Penyu berukuran cukup besar itu berenang mondar-mandir dan sesekali menyembulkan kepalanya ke permukaan laut, seakan tahu sedang diamati wisatawan. Sungguh pemandangan yang sangat langka dan mengagumkan.

09.00 - Isi Perut Pulihkan Tenaga

Setelah puas memandangi matahari terbit dan snorkeling, kini saatnya untuk mengisi perut. CNNIndonesia.com memilih untuk sarapan di hotel.

Sebagian besar menu yang ditawarkan di Mahamaya Boutique Hotel adalah makanan Barat, namun tetap ada makanan lokal.

Wisatawan yang tidak menginap di hotel ini tetap bisa sarapan dengan membayar Rp150 ribu.

Selain hotel, wisatawan juga bisa bersantap di warung-warung yang menghadap ke arah pantai, seperti Bibi’s Cafe, The Jungle Bar, Malia’s Child, The Rust Bar dan Yaya.

Merasa kenyang, CNNIndonesia.com kembali ke kamar hotel untuk memulihkan tenaga, sebelum melanjutkan aktivitas di siang hari.

14.00 - Bersepeda Keliling Pulau

Berukuran panjang tak lebih dari dua kilometer dan lebar satu kilometer, Gili Meno menjadi pulau terkecil dibandingkan Gili Trawangan dan Gili Meno.

Jika ingin berkeliling naik cidomo, wisatawan bisa membayar seharga Rp170 ribu. Kalau ingin naik sepeda, wisatawan bisa meminjam secara gratis ke hotel, karena tak banyak tempat penyewaan sepeda di sini.

Sebelum bersepeda, jangan lupa untuk membawa air minum atau camilan untuk dinikmati dalam perjalanan.

Selama berkeliling pulau, ada beberapa titik yang bisa disinggahi. Selain pantai yang tersebar di segala penjuru pulau, wisatawan bisa mengunjungi danau, hutan mangrove, penangkaran penyu dan taman burung.

Di sekitar pantai, wisatawan juga bisa kongko di pondok (orang lokal menyebutnya berunggak) sembari menyesap air kelapa muda, berjemur, bermain ayunan, bermain bola voli sampai mengobrol dengan penduduk lokal.

Pantai di sisi barat Gili Meno pasirnya tak sehalus di sisi timur. Karenanya, wisatawan cenderung lebih suka bersantai di pinggiran pantai-pantai di sekitar pelabuhan. Pantai di area barat pulau lebih digunakan untuk berolahraga air.

Hotel tempat CNNIndonesia.com menginap terletak tidak jauh dari Danau Meno. Danau air asin ini sering disebut sebagai danau garam. Letaknya benar-benar di tengah pulau.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokDanau Meno atau yang sering disebut danau garam. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Danau Meno dikelilingi hutan bakau (mangrove) dengan luas sekitar enam hektare. Beraneka burung laut kerap singgah di kawasan ekowisata ini. Tak jarang pula warga lokal memancing di pinggir danau ini.

CNNIndonesia.com melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi kawasan penangkaran dan penetasan telur penyu. Setelah tiba, terlihat empat kolam dengan ukuran sekitar 1x1 meter. Di setiap kolam terdapat belasan ekor anak penyu hijau.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokPenangkaran penyu di Gili Meno. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Kawasan itu terbuka, sehingga pengunjung bisa singgah kapan pun untuk sekadar melihat-lihat.

Namun, wisawatan yang ingin mendukung pengembangan penangkaran ini bisa ikut kegiatan pelepasan penyu ke perairan, dengan berdonasi Rp100 ribu per ekor penyu.

17.30 - Senja dan Makan Malam

Puas mengitari pulau, CNNIndonesia.com kembali ke hotel dan bersiap untuk menikmati senja dari restoran Mahamaya Boutique Resort.

Sampai di sana, sudah banyak yang datang sambil membawa pasangan sambil duduk menghadap ke pantai. Suasana romantis dan menu yang lezat membuat restoran ini selalu menjadi incaran wisatawan yang datang ke Gili Meno.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokSenja di restoran Mahamaya Boutique Resort. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Usai matahari tenggelam, CNNIndonesia.com memesan makan malam, yakni Corn Bergedel sebagai makanan pembuka dan Mahamaya Filet Steak sebagai makanan utama. Harga makanan di restoran ini cenderung mahal, namun berbanding lurus dengan kualitas rasanya.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokCorn Bergedel. (CNN Indonesia/Resty Armenia)


Mahamaya Filet Steak, misalnya, dihargai Rp190 ribu. Meski demikian, porsi makanan yang cukup besar dan rasanya yang lezat membuat harga tersebut sepadan.

Keliling Gili Meno, Surga Tersembunyi nan Romantis di LombokMahamaya Filet Steak. (CNN Indonesia/Resty Armenia)

Kelar makan malam, meski malam belum terlalu larut, CNNIndonesia.com kembali ke kamar hotel untuk beristirahat. Pasalnya, di Gili Meno tidak ada ‘kehidupan malam.’ Sebagian besar aktivitas di pulau itu usai di atas pukul 20.00 waktu setempat.