Keseruan Jamuan Makan Mewah di 'Langit'

REUTERS/Francois Lenoir, CNN Indonesia | Selasa, 13/06/2017 06:20 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bersantap di udara bukan cuma makan di pesawat. Anda bisa menikmati pengalaman makan di udara sambil menikmati pemandangan kota dan embusan angin.

'Makan di udara' ternyata tak hanya sebatas makan di pesawat saja. Anda juga bisa menikmati keindahan pemandangan dari udara dengan embusan angin sepoi-sepoi tanpa dibatasi oleh dinding pesawat. (REUTERS/Francois Lenoir)
Dengan ketinggian 160 kaki di udara, Anda bisa menikmati aneka makanan enak dan unik dari atas langit Belgia. (REUTERS/Francois Lenoir)
Anda akan masuk ke dalam sebuah crane dengan sebuah meja panjang dan juga tempat duduk untuk 22 orang dan dilindungi oleh kanopi di atasnya. Tak lupa tiap kursi dilengkapi dengan sabuk pengaman. (REUTERS/Francois Lenoir)
Untuk bisa menikmati pengalaman ini, para tamu harus mengantre setidaknya 40-60 menit, tergantung pada kursi pilihan mereka. (REUTERS/Francois Lenoir)
Satu buah crane 'restoran' udara ini dilayani oleh seorang chef yang menyajikan makanan bagi para tamu. Meja chef ini berada di tengah dan dikelilingi oleh tamu. (REUTERS/Francois Lenoir)
Pengalaman kuliner di udara ini dimulai di Brussel sejak tahun 2006 oleh David Ghysels.
Ghysels mengungkapkan bahwa pengalaman makan ini dihadirkan dengan detail high class. Mereka juga menyiapkan penjemputan dengan limosin, dan jamuan dengan berbagai makanan dari seafood plates dan sampanye, sampai makanan gastronomi dari Heston Blumenthal. (REUTERS/Francois Lenoir)
Masalah yang mungkin muncul adalah saat ingin pergi ke toilet. Jika biasanya orang yang ingin ke toilet saja yang meninggalkan meja, di Dinner in the Sky, seluruh meja dalam crane akan ikut turun dan 'mengantar' ke toilet. (REUTERS/Francois Lenoir)