'Vodka Setan' yang Sukses Bikin Pria Inggris Pingsan

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Jumat, 28/07/2017 18:05 WIB
'Vodka Setan' yang Sukses Bikin Pria Inggris Pingsan Kombinasi 'mematikan' vodka dengan cabai paling pedas di dunia sukses membuat seorang pria pingsan.(Foto: Thinkstock/Aamulya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi orang-orang yang tidak terbiasa minum minuman beralkohol, maka tubuh akan menjadi mabuk dan merasa sangat tidak nyaman. Begitu pula dengan orang yang tidak biasa makan makanan pedas, tubuhnya akan bersimbah peluh, kepedasan hingga sakit perut.

Lalu apa yang terjadi jika makanan paling pedas di dunia dipadukan dengan salah satu minuman alkohol yang juga memabukkan? Bisa dibayangkan efek kesehatan setelah meminumnya.

Pingsan
Seorang pria dari Surrey, Inggris harus rela kehilangan kesadaran dan dilarikan ke rumah sakit setelah meminum Vodka Satan's Shot, minuman khusus yang disuntikkan dengan kandungan cabai terpanas di dunia, Carolina Reapers.

Minuman vodka memang sudah mengandung alkohol di dalamnya. Biasanya gejala panas akan dialami tubuh saat menenggak segelas vodka. Namun, minuman tersebut juga mengandung rasa pedas cabai Carolina Reapers yang sangat kuat.


Skala pedas yang dimiliki cabai tersebut mencapai skala 2 juta-2,2 juta dibandingkan cabai lain yang menempati skala di posisi 100 hingga 30 ribu.

Tidak sendiri, pria tersebut memang meminum sebotol minuman alkohol tersebut dengan beberapa temannya yang berkumpul di bar The White Hart.

Minuman dari Festival Cabai
Kehadiran minuman 'setan' itu tidak lain karena dibawa oleh temannya yang bernama Emma Mirrington (42) dari Farncombe. Mirrington membeli sebotol vodka Satan's Shot di Festival Cabai dan Keju Guildford pada hari Minggu. Dia pun berniat untuk menikmati minuman tersebut bersama rekan-rekannya.

Mereka pun mengabaikan sebuah peringatan yang tertera pada botol tersebut. "Hanya setan sendiri yang cukup berani untuk minum vodka ini. Jika Anda merasa tak kenal takut dan ingin minum dengan setan, Anda akan merasa seperti sedang terbakar di neraka itu sendiri."

"Saya membeli vodka di festival ini dan ketika sampai di rumah, kami pikir kami harus membaginya dengan sekelompok teman. Ada sekitar delapan dari kita yang terkena dampak, dan saya belum pernah melihat yang seperti ini," ujarnya.

Gejala yang dialami pria tersebut memang belum dapat dipastikan. Kelompok tersebut hanya mengetahui satu diantara mereka merasa sangat tidak enak sehingga memutuskan untuk memanggil ambulans.

Juru Bicara Ambulans Pantai Timur memastikan jika paramedis dipanggil untuk membantu seorang pria berusia 30 tahun yang tidak sadar telah mengkonsumsi vodka jenis tertentu.

Hingga saat ini polisi sedang mengembangkan penyidikan. Meski demikian, pihak penjual minuman menanggapi dengan santai karena mereka telah memegang semua lisensi pemerintah terkait dengan alkohol.

"Kami tahu tentang hal-hal yang panas dan tahu apa yang terjadi ketika seseorang memiliki sesuatu yang terlalu panas untuk mereka. Kami paham betul dengan reaksi cabe yang terlalu panas dan kami tidak ingin menyakiti siapa pun," tuturnya seperti dikutip dari Oddity Central.