Chintya Lamusu dan Suka Dukanya Memberi ASI untuk Anak

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Sabtu, 05/08/2017 09:50 WIB
Chintya Lamusu dan Suka Dukanya Memberi ASI untuk Anak Ibu dua anak, pasangan aktor Surya Saputra ini mengungkapkan ceritanya memberi ASI pada Bima dan Tatjana. Ia punya manajemen menyusui untuk keduanya. (Foto: CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suatu kebahagiaan bagi pasangan saat mereka diberikan momongan setelah penantian panjang. Penantian delapan tahun pasangan penyanyi Chintya Lamusu dan aktor Surya Saputra akhirnya berbuah manis. Kehadiran Atharva Bimasena Saputra dan Ataya Tatjana Aisyah Putri semakin melengkapi kebahagian keluarga mereka.

Namun, perjuangan Chintya dan Surya tak berhenti sampai di situ. Berat badan yang terbilang kurang membuat Bima dan Tatjana harus menginap di ruang perawatan intensif untuk bayi atau NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Suatu ujian bagi pasangan ini karena mereka tak bisa melampiaskan kebahagiaan setelah penantian panjang.

"Anak-anak sempat masuk NICU. Tatjana dua minggu, Bima sebulan tiga hari. Ujian menanti, hamil, melahirkan, lalu akhirnya punya baby, tapi belum bisa melampiaskan kebahagiaan," cerita Chintya saat acara perayaan pekan ASI sedunia di kawasan Jakarta Selatan (1/8).



Menjalani kehamilan di usia senja, membuat Chintya begitu disiplin soal asupan nutrisi, pola tidur juga olah raga. Prediksi dokter, bayi akan lahir pada Desember, tapi justru maju sehingga November Bima dan Tatjana sudah lahir. Majunya waktu kelahiran membuat Chintya belum sempat berkonsultasi soal laktasi.

"Sempet (saya berpikir) di usia saya yang segitu, ASI keluar apa tidak, tapi dukungan dokter suami, oran tua luar biasa. Hari kedua mulai keluar dan hari ketiga lancar," katanya.

Berbeda dengan ibu yang memiliki satu bayi, Chintya memiliki manajemen ASI sendiri untuk si kembar. Sebenarnya, ia menginginkan Bima dan Tatjana mendapat ASI dengan ideal, yakni langsung menyusu dari sang ibu. Namun, ia harus mengurungkan niatnya. Bima lebih lama berada di NICU sehingga ia tak mampu menyusu secara langsung. Sedangkan Tatjana dapat menyusu secara normal.


"Sempet ada dilema, adil apa nggak, Pada saat itu kondisinya harus memilih, sedikit tidak tega. Saya keluar dari RS sebagai ibu baru dengan PR lebih. Keputusannya, Bima disusui pakai botol," ucap personel Be3 ini.

Chintya mengaku sempat belajar untuk menyusui secara tandem, tapi berat badan Bima yang lumayan berbeda dengan Tatjana sehingga tak berhasil. Tak berhenti sampai di situ, ia juga mengalami kekurangan ASI. Pasangan yang berkomitmen ingin memberikan ASI bagi kedua buah hatinya ini kahirnya mencari donor ASI untuk memenuhi kebutuhan ASI si kembar.

"Kami komit untuk ngasih ASI, lalu cari donor ASI yang sudah terbukti bagus melalui screening, ibunya sehat, dan ibu yang punya bayi laki-laki juga," tutupnya.