Ne-Yo Pilih Jalan Hidupnya Sebagai Vegan

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Rabu, 09/08/2017 15:17 WIB
Ne-Yo Pilih Jalan Hidupnya Sebagai Vegan Ne-Yo putuskan untuk menjadi seorang vegan. (REUTERS/Kevork Djansezian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi RnB Ne-Yo memilih jalan hidupnya untuk menjadi seorang vegan. Pilihannya jadi vegan ini disebabkan karena dia mengikuti sebuah program dokumenter What the Health. Acara ini menjadikan Ne-Yo sebagai tamu untuk membuat makanan dengan menu vegan.

Dia pun mengunggah video tayangan tersebut ke akun Facebook, Minggu (6/8). Dalam videonya dia mengaku sudah memilih untuk perubahan gaya hidupnya.

"Berkat dokumenter What the Health, saya telah benar-benar vegan. Jadi saya perlu kalian untuk mengirimkan beberapa resep vegan karena sekarang saya ada di toko bahan makanan, tersesat," ujarnya seperti dikutip dari Daily Meal.


Dalam video berdurasi empat menit yang diunggahnya itu, Ne-Yo tampak kebingungan saat memutari supermarket. Dia juga mempertanyakan soal makanan tertentu yang dapat diterima untuk kebiasaan makan vegannya yang baru.



Kebingungan Ne-Yo semakin terlihat saat dia tertawa karena bahan-bahan pilihannya yang masih dipertanyakan fungsi dan izinnya di dunia vegan. Padahal suami dari Crystal Renay itu pernah memiliki pengalaman sebagai seorang vegan saat tinggal di Los Angeles.

Namun Ne-yo hanya bertahan selama satu bulan sebagai vegan. Dia mengklaim, pertahanannya yang berlangsung selama sebulan karena gaya hidup dari lingkungannya.

"Ini akan sulit, saya tidak bisa memasak dan istriku berada jauh di sisi lain dunia," ucapnya kemudian.


Karena film tersebut, Ne-Yo menjadi salah satu dari ribuan penonton yang akhirnya memilih sebagai vegan.

"Benar-benar pikiran yang tak berdaya untukku begitu lama. Saya tidak tahu hal-hal yang saya makan selama ini ternyata kami membunuh mereka (hewan), itu nyata," ucapnya.

Keputusannya tersebut membuat Ne-Yo menyatakan dirinya akan merindukan keju. "Saya hanya ingin mengatakan kepada semua keju di dunia, saya akan sangat merindukanmu."

Meski demikian sudah banyak ilmuwan, ahli diet dan ahli kesehatan yang membantah tudingan dalam film dokumenter tersebut. Menurut mereka, film itu telah menyatakan bukti yang salah dan sains yang menyimpang.