Putri Diana dan Ramalan Sebelum Kematiannya

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Selasa, 29/08/2017 05:20 WIB
Putri Diana dan Ramalan Sebelum Kematiannya Debbie Franks, seorang ahli astrologi yang mengajari Diana mengungkapkan kalau mereka berdua melihat 'gerhana' di pekan menjelang kematian Diana. (Foto: AFP PHOTO / PATRICK RIVIERE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak ada yang mengira kalau 31 Agustus 1997 akan jadi hari terakhir Diana Spencer atau Puteri Diana. Ia tewas secara tragis dalam kecelakaan mobil di terowongan Port d'Alma, Paris bersama sang kekasih Dodi Al Fayed.

Namun sebenarnya, seorang pakar astrologi, Debbie Franks melihat tanda-tanda ini sebelum kematiannya. Franks adalah guru astrologi Diana di Kensington Palace.

Disampaikan, Diana adalah seorang yang percaya akan astrologi. Keduanya satu kali sedang melihat chart astrologi, hingga melihat gerhana. Dalam ilmu astrologi, gerhana dianggap sebagai petanda sebuah peristiwa besar dan 'dramatis'. Diana saat itu meyakini itu sebagai hal positif.



Franks bekerja dengan Diana hingga kematiannya pada 1997. Pada Sun on Sunday, ia menuturkan Diana percaya bahwa gerhana itu bermakna perceraiannya dengan Pangeran Charles.

"Dia sangat bahagia dengan Dodi, menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak-anak dan mulai lebih banyak pekerjaan di kedutaan. Kami pikir ini positif," ucapnya dikutip dari Metro (28/8).

Setelah pertemuan, lanjutnya, ia pun berbicara dengan Diana lewat telepon. Diana saat itu terdengar begitu bahagia.

"Dalam pembicaraan terakhir di telepon, dan dia terdengar bahagia dan berkata pada saya, 'Saya paling bahagia selama hidup saya,'" ucap Franks.


Namun apa daya, rupanya gerhana ini jadi pertanda kematian Diana. Astrolog, kata Franks, tak akan bisa mencegah kematian, untuk meramalkannya saja tidak bisa.

"Saya tak berpikir dia akan pergi. Saya tak akan pernah bisa mencegahnya. Satu hal yang perlu diperjelas, astrolog tidak bisa memprediksi kematian," tuturnya.




BACA JUGA