4 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Haid

Resty Armenia, CNN Indonesia | Sabtu, 07/10/2017 01:46 WIB
4 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Haid Ilustrasi: kopi. (John_Kasawa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tamu yang datang tiap bulan kadang membawa berbagai masalah tersendiri bagi perempuan, seperti kram perut atau dismenore, nyeri pada payudara, perasaan kembung, hingga suasana hati yang tak menentu.

Dalam mengonsumsi makanan ketika menstruasi harus berhati-hati untuk menghindari efek yang akan menambah nyeri. Dengan memilih makanan yang akan dikonsumsi beberapa gangguan haid bisa dikurangi. Berikut empat jenis makanan yang sebaiknya dihindari ketika datang bulan.

1. Makanan dan Minuman Berkafein
Penulis buku Prescription for Natural Cures, James F. Balch dan Mark Stengles mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein seperti cokelat, kopi, teh, dan minuman bersoda dapat memperburuk gejala kecemasan, depresi, dan nyeri payudara.


Dikutip dari Livestrong, membatasi konsumsi makanan dan minuman berkafein dapat meringankan gejala menstruasi. Dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi teh herbal dan air mineral untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.


2. Makanan Olahan
Menjaga asupan garam yang dikonsumsi bisa membantu untuk menghindari kembung. Menghindari makanan olahan ialah salah satu cara untuk mengatur asupan garam karena umumnya makanan olahan mengandung sodium yang banyak. Buah, sayuran, ikan, kacang atau biji-bijian bisa dikonsumsi sebagai pengganti makanan olahan.

3. Makanan Berlemak Tinggi
Menurut Physicians Committee for Responsible Medicine makanan berlemak tinggi memiliki pengaruh pada aktivitas hormon dalam tubuh. Perubahan aktivitas hormon saat menstruasi selalu beriringan dengan nyeri payudara dan kembung.

Balch dan Stengles menganjurkan untuk mengonsumsi makanan rendah lemak, seperti buah, sayuran, biji-bijian, dan potongan daging tanpa lemak. Jenis makanan ini disebut dapat membantu mengurangi kadar estrogen yang berlebih.


4. Makanan Bergula Tinggi
Saat menstruasi terdapat perubahan hormon yang mengakibatkan kadar gula darah menhadi tidak stabil, sehingga keinginan untuk memakan makanan manis terus bertambah.

Mengonsumsi makanan dengan gula tinggi dapat berpengaruh pada fluktuasi gula darah yang berakibat pada perubahan suasana hati atau mood swings.

Dibandingkan mengonsumsi makanan manis, sebaiknya memakan buah yang kata serat atau yogurt rendah lemak.


BACA JUGA