Pengalaman Makan yang 'Tak Biasa' di Tung Po

Rahman Indra, CNN Indonesia | Senin, 09/10/2017 19:40 WIB
Pengalaman Makan yang 'Tak Biasa' di Tung Po Restoran Tung Po, Hong Kong menjadi ramai dan jadi perbincangan bagi wisatawan. Bukan hanya karena makanannya yang enak, tapi aksi pemiliknya yang nyentrik. (Foto: Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pukul delapan malam telah menyapa gedung pemerintahan bertingkat dan pusat pasar di North Point, Hong Kong. Sebagian besar lampu telah padam, kedai-kedai di pasar juga tutup.

Dari jauh, samar-samar terdengar suara Michael Jackson. Dentumannya semakin kuat saat bergerak mendekati asal musik diputar. Asal musik tersebut diputar oleh sebuah restoran Tung Po. Restoran paling ramai diperbincangkan dan terkenal berkat aksi 'liar' yang tak biasa dibanding restoran lain di Hong Kong.

Tung Po berbeda dari sebagian besar restoran karena berada di dalam pasar ikan, dan food court. Restoran ini memang tersohor di kalangan penduduk setempat, dan juga wisatawan. Bukan hanya karena harga yang murah, tapi sajian yang juga lezat. Bahkan hampir tak mungkin menemukan meja kosong di sini.



Seorang laki-laki dengan celemek dan sepatu bot Wellington putih tampak melakukan atraksi split, minum-minum, menari, dan mengambil foto dengan pelanggan. Lelaki dengan atasan yang digunting berbentuk zig-zag itu ternyata pemilik Tung Po, Robby Cheung.

"Orang-orang yang datang menikmati makanan dan musiknya, kami juga berdansa bersama," ujar pria berusia 55 tahun dilansir dari CNN.

Aksi nyentrik Cheung tak berhenti sampai di situ. Ia juga memeragakan bagaimana membuka botol bir dengan sumpit.

"Saya hanya ingin menari. Sekarang saya berusia 55 tahun dan saya masih menari, sangat menyedihkan jika saya tak bisa menari lagi - itu berarti saya sudah sangat tua," ujarnya menambahkan.

Sebelum merintis karier di Tung Po, 25 tahun lalu, Cheung bekerja di berbagai industri, mulai dari mengelola disko hingga bekerja di restoran hotel.


Selain terkenal berkat aksi riuhnya, restoran Tung Po juga menawarkan berbagai menu andalan dari hidangan klasik Kanton hingga masakan fusi. Seperti udang dengan saus jeruk atau kue beras goreng dengan saus tom-yum.

[Gambas:Instagram]

"Hidangan favorit saya adalah cumi-cumi tinta hitam," ujar Cheung. "Anda tahu itu adalah hidangan yang lucu? Saat Anda memakan cumi-cumi tinta hitam, mulut dan gigi akan jadi hitam."

Selain itu, Tung Po juga memiliki kudapan terkenal lainnya. Termasuk Wind Sand Chicken, nasi goreng dengan saus bebek yang dibungkus dengan daun teratai, serta kerapu raksasa goreng dengan lada hitam yang dilengkapi roti panggang.