9 'Rahasia' Menarik Seputar Bandara

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 15/11/2017 21:29 WIB
9 'Rahasia' Menarik Seputar Bandara Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap harinya, jutaan orang mengunjungi bandara. Berbagai fasilitas dan layanan pun dibangun, agar jutaan orang yang wara-wiri di sana tidak merasa kebosanan.

Ruangan yang luas dan megah bukan satu-satunya “rahasia” yang membuat bandara jadi lebih enak dipandang. Dilansir dari Mental Floss, berikut ini ialah sembilan “rahasia” menarik seputar bandara:

1. Melihat pesawat


Pengelola pasti memasang tanda penunjuk arah di setiap sudut bandara. Namun jika masih kebingungan mencari tempat menunggu pesawat, penumpang bisa berjalan sampai menemukan kaca besar yang menunjukkan tempat parkir pesawat.

“Dari tempat pemeriksaan keamanan sampai tempat menunggu pesawat, pemandangan bandara dirancang untuk melihat ke arah tempat parkir pesawat agar penumpang tidak tersesat di dalamnya,” kata salah satu karyawan bandara di Amerika Serikat.

2. Tiga jenis huruf

Sebagian besar bandara menggunakan jenis huruf Helvetica, Frutiger, atau Clearview untuk tanda penunjuk arahnya. Semuanya dicetak tanpa kaitan (sans serif) agar mudah dibaca dari kejauhan, minimal 40 kaki, sesuai dari aturan Transportation Research Board.

Seluruh tanda penunjuk arah akan dicetak dalam huruf dan warna yang sama, sehingga penumpang merasa berada dalam bangunan yang sama.

3. Cahaya menggugah rasa

Ada banyak toko di bandara. Dan toko yang paling terang, terutama dari cahaya luar ruangan, biasanya paling sering dikunjungi penumpang.

[Gambas:Instagram]

4. Karya seni berukuran besar

Pengelola bandara juga mulai menaruh karya seni berukuran besar di tengah ruangannya. Selain mempercantik ruangan, keberadaan karya seni juga membuat penumpang lebih “rela” untuk menunggu dan menghabiskan uangnya di bandara.

Dan juga, karya seni yang berukuran besar bisa menjadi tanda penunjuk arah yang mumpuni.

5. Karpet

Sama seperti karya seni, karpet juga dibuat agar penumpang jadi lebih santai dan betah menunggu, karena serasa berada di ruang tamu rumah seseorang.

[Gambas:Instagram]

6. Pengaruh antrean dan keinginan belanja

Bandara yang memiliki waktu antrean lebih singkat biasanya memiliki lebih banyak toko, karena penumpang biasanya sudah malas berbelanja jika mengantre terlalu lama di tempat pemeriksaan.

Oleh karena itu, saat ini semakin banyak bandara yang menyisipkan teknologi otomatis untuk mempersingkat antrean.

7. Penempatan toko

Area toko di bandara sengaja dibuat berkelok-kelok dengan maksud agar penumpang lebih penasaran untuk masuk ke toko tersebut.

Tempat makan juga dibangun di tempat yang ramai dan terbuka, sehingga penumpang jadi lapar mata.

Toko-toko bernama besar dibangun setelah tempat pemeriksaan, karena bakal menarik perhatian penumpang lebih dulu.

Biasanya mereka juga menempati sisi kanan, karena sebagian besar orang pasti akan menengok ke arah kanan saat berjalan di tempat baru.

[Gambas:Instagram]

8. Satu jalur

Baris antrean biasanya dibuat satu jalur, agar antrean tak berkesan sesak, padat, dan melelahkan penumpang.

Konsep barisan satu jalur ini juga mampu memberi rasa adil karena mengurangi “rasa iri” penumpang yang melihat antrean sebelahnya berkurang lebih cepat.

9. Basa-basi tersenyum manis

Tidak mau melakukan kontak mata dan terlihat berkeringat merupakan dua ciri penumpang yang patut dicurigai. Namun, dua ciri itu kini banyak diakali oleh pelaku kejahatan.

Saat ini, petugas keamanan bandara dibekali dengan kemampuan membaca jati diri seseorang dari perbincangan.

Petugas bandara memulai perbincangan dengan bertanya mengenai tujuan keberangkatan sampai soal pekerjaan, basa-basi sambil tersenyum manis.

Penumpang biasa akan menjawab lugas sambil sedikit membanggakan diri. Tapi, penumpang yang mencurigakan biasanya menjawab dengan terbata-bata, karena merasa dirinya diinterogasi.

(ard)