Kereta Gantung Curam Jadi Wahana Menarik di St. Martin

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 22/11/2017 14:10 WIB
Kereta Gantung Curam Jadi Wahana Menarik di St. Martin Perbukitan hijau di St. Martin. (AFP PHOTO / VALERY HACHE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua bulan lalu, Kepulauan Kariba dihantam oleh Badai Irma. Salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi turis, St. Martin, juga ikut terkena dampaknya.

Saat ini, St. Martin telah kembali pulih. Bahkan, ada taman bermain yang baru saja dibuka di sana.


Dilansir dari Travel and Leisure, taman bermain itu bernama Rainforest Adventures yang berada di kawasan Rockland Estate.


Taman bermain ini akan resmi dibuka pada 24 November 2017, setelah sempat tertunda karena bencana alam Badai Irma.

[Gambas:Instagram]

Salah satu wahana permainannya yang menarik untuk dicoba ialah kereta gantung bernama The Flying Dutchman yang melintasi tebing curam.


The Flying Dutchman akan melintasi di atas tebing berketinggian 1.050 kaki di jalur sejauh 2.800 kaki dengan kecepatan 90 kilometer per jam.

Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan perbukitan yang hijau. Hanya saja, tingkat kemiringannya semakin curam sampai di tempat pemberhentian.

Kursi gantung The Souliga Sky Explorer juga menjadi wahana yang sayang untuk dilewatkan. Dengan tempat duduk berjumlah empat orang, wahana ini membawa pengunjung melintas di ketinggian 1.125 kaki sejauh 3.000 kaki di puncak tertinggi di St. Martin, Sentry Hill.

[Gambas:Instagram]

Dari atas kereta gantung, pengunjung bisa menikmati pemandangan kota dan perairan St. Martin.

Sementara itu, wahana kereta gantung Sentry Hill dan kereta Schooner baru akan dibuka pada awal tahun depan.

Rockland Estate berada di atas tanah perkebunan sang pemilik yang juga pengusaha, Emilio Wilson.

Selain taman bermain, di sana juga ada museum mengenai asal usul perkebunan di St. Martin.

(ard)