Virus HPV Bisa Menular Lewat Mulut dan Tangan

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Sabtu, 20/01/2018 17:04 WIB
Virus HPV Bisa Menular Lewat Mulut dan Tangan Tak hanya menular lewat hubungan seksual saja, virus HPV bisa menghuni dan menular melalui mulut dan tangan. (Ilustrasi/Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kanker mulut dan rahim atau kanker serviks memang jadi pembunuh kedua bagi wanita Indonesia setelah kanker payudara. Kanker serviks disebabkan oleh virus yang disebut Human Papillomavirus (HPV).

Selama ini, publik mengetahui virus HPV mampu menular lewat hubungan seksual saja. Namun, menurut Profesor Andrijono, Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), virus bisa menghuni dan menular melalui mulut dan tangan.

"Kami pernah meneliti pada pasien kanker serviks, mulutnya positif (terdapat virus HPV). Transmisinya dari mana? Dari tangan," jelasnya dalam Forum Ngobras di Hongkong Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/1).


Oleh karena itu, lanjutnya, rumah sakit selalu menyediakan cairan disinfektan di setiap sudut ruangan. Setiap penghuni rumah sakit atau pengunjung bisa membersihkan tangan setiap pasca kunjungan ke pasien agar terbebas dari kuman penyakit termasuk virus HPV.

"Pernah ada dokter dari Inggris sampai meneliti gagang pintu (rumah sakit). Di situ juga ada virus HPV," ujarnya.

Sebenarnya, virus HPV 70-80 persen bisa mati jika daya tahan tubuh bagus. Hanya sekitar 4 persen kemungkinan menjadi kanker serviks. Andrijono pun menyarankan agar para wanita melakukan vaksinasi HPV. Vaksin HPV dibuat dari kulit atau cangkang virus kemudian dibuat sintesisnya.

"Zat aktif vaksin tidak dibuat dengan melemahkan atau mematikan virus sehingga bisa menimbulkan kekebalan dan tak perlu khawatir," tambahnya.


Vaksinasi HPV pun perlu dilakukan pada pria. Pasalnya, pria tak hanya sebagai pembawa virus tapi juga bisa terinfeksi. Pada pria, virus HPV bisa menimbulkan kanker dubur, kanker penis dan kanker mulut.

"Di Australia, laki-laki umur 9-26 tahun wajib ikut vaksinasi nasional untuk mencegah infeksi HPV," kata Andrijono. (rah/rah)