Catatan Perjalanan

Menatap Gunung Fuji dari Curamnya Mishima Skywalk

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Minggu, 11/02/2018 12:26 WIB
Saat melewatinya, pengunjung akan merasakan sensasi 'bergoyang' atau sedikit pusing ketika berjalan. Berlokasi di kota Mishima, jembatan ini terbentang sepanjang 400 meter. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Mishima, CNN Indonesia -- Ada banyak cara untuk menikmati keindahan Gunung Fuji, yang merupakan gunung tertinggi di Jepang. Salah satunya adalah di atas Hakone Seiroku Mishima Suspension Bridge atau Mishima Skywalk.

Berlokasi di kota Mishima, jembatan ini terbentang sepanjang 400 meter. Dikutip dari laman resminya (mishima-skywalk.jp), Mishima Skywalk diklaim merupakan jembatan pedestrian terpanjang saat ini yang ada di Jepang.

Akhir pekan kemarin, saya pun berkesempatan mengunjungi jembatan gantung tersebut. Bersama rombongan Marriott Media Fam Trip, saya mengawali perjalanan dari Marriott Hotel di Tokyo dengan menggunakan bus pada pukul 8 pagi waktu setempat.


Perjalanan menuju Mishima dari Tokyo menghabiskan waktu sekitar tiga jam. Hijaunya pengunungan menjadi sajian selama perjalanan. Kami tiba sekitar pukul 11 siang.

Atau bagi pengunjung yang ingin menggunakan transportasi publik, dapat menggunakan kereta dan turun di Stasiun Mishima. Dari stasiun, perjalanan dapat dilakukan menggunakan bus atau taksi yang memakan waktu tempuh 20-25

Hembusan angin cukup terasa ketika menginjakan kaki sebelum memasuki area Mishima Skywalk yang berada di wilayah pegunungan. Bagi yang berencana ke sana, disarankan untuk menyiapkan jaket meski cuaca sedang cerah.

Untuk memasuki area Mishima Skywalk, pengunjung terlebih dulu harus membeli tiket di loket sebesar ¥1.000 bagi orang dewasa, ¥500 untuk pelajar dan ¥200 untuk pelajar pra sekolah. Bagi penyandang disabilitas, diberikan potongan diskon sebesar 50 persen.

Usai membeli tiket, pengunjung akan masuk melalui South Gate atau pintu gerbang jembatan. Sambil menunggu antrean, pengunjung dapat menikmati pemandangan dan mengabadikan foto sekitar jembatan serta Gunung Fuji yang tampak dari observation deck atau pelataran sekitar gerbang.

Mishima Skywalk memiliki tinggi 44 meter, lebar 1,6 meter dan ketinggian 70,6 meter. Untuk menyeberangi jembatan ini, pengunjung tidak diperkenankan menggunakan payung ataupun membawa makanan dan minuman dari luar.

Jembatan ini menghubungi Mishima yang merupakan wilayah Izu dengan pegunungan Hakone. Saat melewatinya, pengunjung akan merasakan sensasi 'bergoyang' atau sedikit pusing ketika berjalan.

Namun, sensasi 'bergoyang' di atas jembatan tidak akan terasa dengan pemandangan yang indah di sekelilingnya, termasuk dapat melihat Gunung Fuji dari kejauhan. Pengunjung dapat mengabadikan foto atau video sepanjang perjalanan menyebrangi Mishima Skywalk.

Menatap Gunung Fuji dari Curamnya Mishima SkywalkSaat musim dingin, siapkan jaket untuk melintasi jembatan ini. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)

Lama waktu tempuh berjalan menyebrangi Mishima Skywalk sekitar 10-15 menit. Sesekali perjalanan di tengah harus berhenti karena dua arus masuk dan keluar maupun memberi kesempatan kepada pengunjung lain untuk berfoto.

Setelah sampai di seberang jembatan, pengunjung dapat beristirahat sambil menikmati beberapa stan makanan ringan yang tersedia.

Pengunjung juga dapat mengabadikan momen berlatar belakang Mishima Skywalk di observation deck. Ada dua tempat yang disediakan, satu perlu membayar tambahan untuk foto dan satu lainnya gratis.

Setelah selesai berisitirahat, pengunjung dapat kembali menyebrang melalui North Gate. Perjalanan kembali ke titik semula akan terasa lebih cepat dari keberangkatan.

Pengunjung yang akan pulang dan kembali ke tujuan masing-masing dapat mencicipi es krim yang disediakan gratis dengan menukar tiket masuk. Jika lapar atau haus pengunjung dapat membeli kopi di Skywalk Coffe atau stan makanan di pintu masuk serta toko oleh-oleh yang tersedia.

Mishima Skywalk buka dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Bagi pengunjung yang ingin melihat keindahan Gunung Fuji, pagi hingga siang adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Mishima Skywalk.

Namun, bagi yang ingin melihat keindahan menjelang momen terbenamnya matahari, sore hari dapat dijadikan waktu untuk mengunjungi tempat ini.

(ard)