Mengulik Perilaku Konsumsi Belanja Online Para Ibu

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Sabtu, 24/02/2018 17:28 WIB
Mengulik Perilaku Konsumsi Belanja Online Para Ibu Tak lagi bergantung pada majalah, ibu era millennial kini mencari informasi produk via online sebelum memutuskan menghabiskan uangnya untuk berbelanja. (Ilustrasi/Foto: Thinkstock/MIXA next)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pola konsumsi para ibu dalam berbelanja online di Indonesia berkembang pesat dalam lima tahun terakhir.

Situs jual beli khusus ibu dan anak di Indonesia, Orami membagikan temuan mereka mengenai perkembangan pola konsumsi online di Indonesia. CEO Orami Ferry Tenka menjelaskan para ibu saat ini banyak yang bergantung dengan pencarian informasi melalui online.

"Cara para ibu mencari informasi sudah jauh berubah. Kebanyakan kalau dulu masih media fisik seperti majalah, sekarang lebih banyak melalui media online," kata Ferry kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, beberapa waktu lalu. 
Para ibu mulai mencari informasi sejak mempersiapkan kehamilan, pasca melahirkan hingga tumbuh kembang anak. Dari pencarian itu, Ferry menyebut para ibu paling banyak mencari kebutuhan yang berulang atau yang digunakan sehari-hari.


"Produk yang paling dicari itu kebutuhan yang berulang seperti popok, susu itu paling banyak," tutur Ferry.

Di tempat kedua, para ibu banyak mencari produk perawatan kulit seperti losion dan sabun. Di susul perlengkapan bayi lain seperti car seat dan stroller.

Ferry juga menyoroti perbedaan pola konsumsi di kota besar dengan beberapa daerah di Indonesia. Menurutnya, ibu-ibu di kota besar lebih banyak berbelanja online karena mencari kenyamanan.

"Di kota-kota besar yang mereka cari itu kenyamanan jadi beli barang-barang kebutuhan sehari-hari karena enggak mau keluar rumah dan barang di kirim ke rumah," ucap Ferry.
Sedangkan di daerah, para ibu cenderung memilih barang-barang yang unik. Produk itu, kata Ferry, biasanya merupakan barang-barang yang sulit di cari di daerah seperti car seat.

"Di daerah, cenderung mencari barang yang pilihannya tidak terlalu banyak di luar kota dan kebutuhan-kebutuhan bayi yang sebenarnya bukan utama misalnya pengukir kuku bayi itu banyak dicari di daerah," tutur Ferry.

Dari segi daerah, mayoritas belanja online masih didonimasi kota besar terutama Jabodetabek, diikuti Surabaya, Bandung, Medan, dan Makassar. Ferry berpendapat hal ini terjadi karena akses informasi dan logistik yang lebih mudah dan murah di kota besar dibanding beberapa daerah di Indonesia. (rah/rah)