Etika Kencan Pertama di Berbagai Negara

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 15/03/2018 10:17 WIB
Etika Kencan Pertama di Berbagai Negara Ilustrasi. (Brodie Vissers via StockSnap)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berwisata ke luar negeri berarti mempelajari kebudayaan baru. Yang sedang mencari pasangan kemungkinan besar bisa bertemu dengan jodohnya, asalkan mau mengikuti aturan berkencan di negara tersebut.

Aplikasi belajar bahasa, Babbel, belum lama ini merilis survei mengenai tata cara berkencan di tiap negara. Diharapkan, turis yang datang bisa mengerti adat istiadat di sana, sehingga bisa mendapat banyak teman.

Survei tersebut dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari cara menyambut orang sampai membayar tagihan makan malam.


Untuk menyambut orang baru, penduduk di Perancis, Belanda, dan Brazil biasanya mencium pipi sisi kanan dan kiri.

Sementara di Spanyol, Italia, dan Australia hanya menciumnya di satu sisi.

Sedangkan berpelukan jadi cara menyambut orang baru di Jerman, Polandia, Amerika Serikat, dan Kanada.

Baik mencium pipi dan berpelukan tentu saja menjadi hal aneh bagi penduduk Asia, karena mereka biasanya menyambut orang baru dengan berjabat tangan.

Penduduk di Swedia, Norwegia, Denmark, Rusia, lebih senang berucap salam saat menyambut orang baru.

Dalam hal memesan wine, penduduk Perancis, Spanyol, Rusia, lebih senang memesannya dalam botol.

Berbeda dengan penduduk Swedia, Polandia, Brazil, dan Norwegia yang biasanya memesan dalam gelas.

Sementara itu, penduduk Amerika Serikat lebih senang memesan bir saat kencan pertama.

Mengenai topik pembicaraan, penduduk Perancis, Jerman, Spanyol, Kanada, dan Poladia enggan membicarakan mantan kekasih.

Penduduk Spanyol, Jerman, dan Italia, juga malas membicatakan uang, agama, dan politik.

Di akhir pertemuan, sebagian besar sepakat kalau tagihan makan bisa dibayar secara patungan.

Tapi, pria di Brazil lebih senang membayari teman kencannya. Sedangkan di Rusia, orang yang mengajak berkencan harus membayar tagihan makan.

Berbicara mengenai kesempatan bertemu orang baru saat melancong ke luar negeri, mungkin kota Berlin di Jerman bisa dijadikan destinasi wisata berikutnya.

Pasalnya, menurut survei yang dilakukan Expat Explorer Survey, Berlin menduduki peringkat teratas dalam daftar kota yang sarat seni budaya dan keberagaman.

Dalam daftar yang sama juga ada kota Buenos Aires (Argentina), London (Inggris), New York (Amerika Serikat), dan Paris (Perancis).

(ard)