FOTO: Mereka yang 'Dihukum' Menua di Penjara Jepang

REUTERS/Toru Hanai, CNN Indonesia | Sabtu, 17/03/2018 09:08 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Penjara di Jepang kini dipenuhi dengan banyaknya napi-napi tua yang menjalani masa hukuman bertahun-tahun, kebanyakan mereka sudah sulit bergerak dan makan.

Penjara di Tokushima yang berjarak 520 km dari barat Tokyo mengubah sebuah bangunan menjadi sel untuk narapidana lanjut usia. Mereka yang masuk dalam sel ini berusia 60 tahun ke atas dan mengalami berbagai masalah kesehatan. (REUTERS/Toru Hanai)
Narapidana tua itu diperbolehkan untuk tidak berbaris atau ikut apel pagi. Alih-alih, mereka melakukan peregangan dipandu instruktur sambil duduk di kursi di lorong sel. ( REUTERS/Toru Hanai)
Kebanyakan dari mereka sudah membungkuk dan sulit berjalan. Tercatat, di Jepang ada sekitar 9.300 narapidana tua yang berusia lebih dari 60 tahun. Beberapa menderita penyakit jantung dan kerap pingsan. ( REUTERS/Toru Hanai)
Mereka juga mengalami kesulitan untuk menyuap dan menelan makanan. Sebagian besar dari mereka boleh tidur atau bekerja ringan dari dalam sel. (REUTERS/Toru Hanai)
Mereka boleh bekerja dari dalam sel  seperti menyusun manik-manik atau melipat kertas. Di sel yang tak ber-AC itu mereka dilarang berbicara selama jam kerja. (REUTERS/Toru Hanai)
Beberapa pesakitan juga mendapatkan perawatan khusus dibantu oleh perawat karena keterbatasannya. (REUTERS/Toru Hanai)
Seorang tahanan berusia 92 tahun yang sudah tak bisa berjalan duduk di kursi roda sambil mendapatkan arahan dari seorang perawat.  (REUTERS/Toru Hanai TPX IMAGES OF THE DAY)
Sehari-hari untuk beraktivitas, pria tua itu dibantu perawat khusus. Dia dihukum seumur hidup karena pembunuhan dan pemerkosaan. (REUTERS/Toru Hanai)
Para tawanan itu hanya bisa mandi dua kali seminggu di musim dingin dan tiga kali seminggu di musim panas. (REUTERS/Toru Hanai)
Meski mendapatkan perawatan khusus, Direktur Perawatan penjara Tokushima mengklai semua perawatan itu untuk memastikan keadaan para tahanan lansia tetap sehat tanpa membuat kondisi terlalu nyaman. (REUTERS/Toru Hanai)