Taj Mahal Hanya Boleh Dinikmati dalam Tiga Jam

CNN, CNN Indonesia | Jumat, 30/03/2018 18:21 WIB
Taj Mahal Hanya Boleh Dinikmati dalam Tiga Jam Pembatasan waktu berkunjung ke Taj Mahal bertujuan mencegah insiden akibat terlalu banyak orang. (Reuters/Brijesh Singh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengola Taj Mahal berencana membatasi waktu bagi wisatawan berada di kawasan wisata itu untuk mengurangi jumlah orang di lokasi.

Jika rencana ini diberlakukan seorang wisatawan hanya bisa berada di dalam kompleks Taj Mahal selama tiga jam.

Juru bicara badan Survey Arkeologi India mengatakan bahwa makam marmer raksasa yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO ini dikunjungi oleh setidaknya 50 ribu orang pada akhir minggu.


"Terkadang pengunjung berada di Taj sepanjang hari. Ini membuat banyak orang di sana," kata D.N. Dimri kepada CNN.

"Peraturan ini diterapkan agar pergerakan pengunjung bisa diatur. Jumlah pengunjung bertambah setiap hari. Langkah ini akan memastikan tidak terjadi insiden atau kecelakaan."
Dimri menambahkan bahwa sejauh ini belum ada insiden akibat terlalu banyak orang di dalam kompleks Taj Mahal.

Setiap tahun Taj Mahal dikunjungi oleh tujuh juta orang dan Menteri Pariwisata India baru-baru ini menyebutnya sebagai "kebanggaan India".

Pembatasan waktu ini mulai berlaku 1 April dan berlaku bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing.
Taj Mahal Hanya Boleh Dinikmati dalam Tiga JamTaj Mahal setiap tahun dikunjungi oleh tujuh juta orang dan kebanyakan berada di dalam kompleks itu sehari penuh. (Dok Wikipedia Common/Subhrajyoti)
Dimri mengatakan belum ada rencana untuk mematok jumlah pengunjung ke Taj Mahal saat ini karena melarang orang yang datang dari tempat jauh untuk masuk adalah langkah yang salah.

Tetapi dia mengatakan memang ada pembicaraan untuk menerapkan pembatasan lanjutan terkait "kapasitas penampungan" Taj Mahal di masa depan meski dia tidak merinci lebih jauh langkah itu.

Namun, di ujung akhir tahun lalu terjadi insiden ketika lima orang dikabarkan terluka akibat berdesak-desakan menjelang perayaan akhir tahun 2017.

Pemerintah setempat mengatakan insiden terjadi karena pengelola objek wisata ini tak membatasi jumlah pengunjung yang masuk.

Setelah kejadian tersebut, pengelola Taj Mahal, Badan Arkeologi India, mengumumkan peraturan membatasi jumlah pengunjung yang masuk menjadi 40 ribu penduduk India per hari. Aturan tersebut tak berlaku bagi turis mancanegara.
Taj Mahal dibangun pada abad ke-17 oleh raja Shah Jahan untuk mengenang isteri ketiganya Mumtaz Mahal yang meninggal ketika melahirkan.

Bangunan ini selesai pada 1648 setelah dibangun namun perkiraan lain menyebut kompleks pemakaman ini benar-benar selesai pada 1653.

Diperkirakan kompleks yang dirancang oleh sejumlah arsitek yang dipimpin oleh arsitek kerajaan Usman Ahmad Lahauri ini dibangun oleh 20 ribu tukang.

Biaya pembangunan kompleks ini diperkirakan mencapai US$827 juta dengan nilai tukar saat ini.

Taj Mahal terletak di kota Agra di sebelah selatan sungai Yamuna, India.

Kompleks itu memiliki luas 17 hektare yang terdiri dari makam, satu masjid dan satu rumah untuk tamu. (yns/yns)