Maskapai Selandia Beri Bangku Lebih Nyaman untuk Anak

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 04/04/2018 17:09 WIB
Maskapai Selandia Beri Bangku Lebih Nyaman untuk Anak Ilustrasi. (Thinkstock/yaoinlove)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rengekan anak kecil dalam penerbangan biasanya disebabkan oleh tekanan udara dalam telinganya. Bisa juga dikarenakan mereka sangat lelah, namun merasa bangkunya tak nyaman untuk ditiduri.

Maskapai penerbangan Air New Zealand berusaha menjawab masalah ini dengan mempromosikan bangku kabin yang bisa diubah menjadi tempat tidur sederhana. Fasilitas tersebut dinamakan SkyCouch.

Bangku yang masuk dalam fasilitas ini tak memiliki lekukan dan lebih empuk, sehingga bisa lebih nyaman ditiduri.


SkyCouch telah diluncurkan sejak tahun 2010. Namun tahun ini, pihak maskapai membuat bangkunya sedikit lebih besar, sehingga satu orang dewasa dan satu anak kecil bisa tidur bersebelahan. Atau satu bangku untuk dua anak kecil.

Walau bangku SkyCouch terasa sangat nyaman, namun eksistensinya tak sama dengan bangku di kelas bisnis atau kelas utama. Tentu saja bangku di dua kelas tersebut jauh lebih nyaman untuk tidur.

Fasilitas SkyCouch bisa dinikmati dalam penerbangan Air New Zealand dengan pesawat 777 dan 787-9.

Dikutip dari Travel and Leisure, harga tiket untuk menikmati fasilitas ini juga lebih mahal dari bangku biasa.

Tak sedikit penumpang angkutan umum yang merasa terganggu dengan rengekan atau tangisan anak kecil. Khususnya dalam penerbangan, biasanya anak kecil sering menangis karena kuping mereka berdenging akibat tekanan udara saat pesawat lepas landas dan mendarat.

Kondisi kuping berdenging bagi orang dewasa bisa diatasi dengan cara mengunyah permen atau menguap.

Tapi balita belum bisa mengatasi kondisi tersebut, sehingga mereka hanya bisa menangis untuk mengungkapkan rasa sakitnya.

Denya Glover, pramugari yang juga mendapat tugas sebagai pengasuh anak dalam layanan penerbangan Etihad 'Flying Nanny', mengungkapkan bahwa ada beberapa langkah meredakan tangisan anak yang mengalami kondisi demikian.

"Selain menggunakan penyumbat telinga, orangtua bisa meredakan kuping anak yang berdenging dengan cara mengompres kuping mereka dengan tisu yang direndam air hangat," kata Glover, seperti yang dikutip dari Mamamia.

Selain mengompres kuping dengan air hangat, ada juga saran untuk memberi makan anak saat lepas landas dan mendarat.

Dengan begitu, mereka akan sibuk mengunyah dan meredakan sakit akibat kuping berdengingnya.

(ard)