Panggung 'Arab Fashion Week' Hanya Terbuka untuk Perempuan

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Jumat, 13/04/2018 18:45 WIB
Panggung 'Arab Fashion Week' Hanya Terbuka untuk Perempuan Digelar kali pertamanya, panggung Fashion Week di Arab Saudi hanya terbuka untuk perempuan. Peragaan dibuka desainer Jean Paul Gaultier dan Roberto Cavalli. (Ilustrasi/JPG/Foto: AFP PHOTO / BERTRAND GUAY)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan mode atau Fashion Week pertama di Arab Saudi mulai dibuka di Hotel Ritz-Carlton, Riyadh, pada Selasa (10/4). Meskipun acara resepsi masih terbuka bagi laki-laki dan fotografer, panggung peraga atau catwalk dalam Arab Fashion Week hanya terbuka untuk perempuan.
 
Dilansir dari Gulf News, hal ini disebabkan mereka masih harus mengikuti tradisi dan norma sosial di negara tersebut.

Desainer laki-laki asal Lebanon Naja Saade merupakan salah satu perancang busana yang ikut menampilkan karyanya di panggung. Ia tidak dapat mengikuti acara catwalk. Meski begitu, Saade mengaku tetap bangga untuk bisa berpartisipasi dalam momen ini.


"Saya sangat bangga untuk dapat berpartisipasi dalam edisi pertama Arab Fashion Week di Arab Saudi, karena ini adalah bagian dari revolusi perempuan di negara ini," ucap Saade, seperti dikutip New York Post.


Dibuka oleh desainer Jean Paul Gaultier dan Roberto Cavalli, pekan mode yang digelar selama empat hari ini memamerkan karya-karya dari desainer lokal dan internasional, termasuk desainer dari Arab Saudi Arwa Banawi dengan label Suitable Woman-nya, label Opening Ceremony, dan Mashael Alrajhi.

Dengan dihapusnya aturan wajib mengenakan abaya bagi perempuan, tamu perempuan yang hadir menggunakan abaya dengan cara beragam. Beberapa perempuan mengenakan abaya berwarna-warni, dengan hiasan lace atau bahkan belahan di kaki yang memperlihatkan celana panjang mereka. Namun, tak ada abaya yang ditampilkan di panggung.

[Gambas:Instagram]


Peserta yang menghadiri Arab Fashion Week ini dapat membeli koleksi busana yang dipamerkan langsung di lokasi. Pada hari terakhirnya, Arab Fashion Week juga akan menggelar pertunjukan balet Rusia bagi hadirin khusus perempuan.

Ajang ini juga dihadiri oleh Putri Noura Bint Faisal Al Saud, presiden honorer Arab Fashion Council dari Riyadh, yang mengekspresikan semangatnya untuk memajukan industri fesyen di Arab Saudi.

"Komite fesyen kita tengah mencoba untuk membawa industri fesyen di Arab Saudi ke level yang baru, industri yang baru," ucap Putri Noura, seperti dikutip Gulf News.

Sebelumnya, Arab Fashion Week hanya digelar di Dubai. Pada Oktober 2018 mendatang, Arab Fashion Week edisi kedua akan digelar. (ast/rah)


BACA JUGA