'Larang' Si Gemuk ke Fashion Show, Kritikus Malaysia Dikecam

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Jumat, 20/04/2018 16:48 WIB
'Larang' Si Gemuk ke Fashion Show, Kritikus Malaysia Dikecam Kritikus fesyen Malaysia, Zaihani Mohamad Zain meminta maaf atas status Facebooknya yang melarang orang berberat lebih dari 60 kg untuk hadir di fashion show. (Ilustrasi show/Foto: REUTERS/Alessandro Garofalo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang kritikus fesyen dari Malaysia, Zaihani Mohamad Zain, membuat kegaduhan dengan komentar pedasnya bagi pemilik tubuh besar.

"Jika Anda punya berat lebih dari 60 kg, jangan datang ke fashion show," tulisnya dalam akun Facebooknya dikutip dari AsiaOne.

Zaihani merupakan senior di industri fesyen Malaysia dan juga melatih beberapa desainer muda. Selain itu ia juga merupakan penata gaya untuk selebriti.


Ia melarang orang-orang dengan berat badan lebih dari 60 kg mengadiri acara fashion show. Zaihani menganggap orang lain akan merasa tidak nyaman untuk duduk disamping orang yang memiliki tubuh besar.

"Paha Anda yang besar akan mengambil banyak ruang, membuat orang duduk disamping jadi tidak nyaman."


Ucapan Zaihani tersebut mendapatkan kritikan dari banyak orang termasuk para desainer. Apalagi dalam industri mode kini, sudah lebih terbuka untuk menerima wanita dengan berukuran besar, termasuk di atas panggung.

Komentar mengenai larangan itu juga datang dari desainer terkemuka di Malaysia, Calvin Thoo. Ia bertanya dalam postingan media sosialnya.

"apa hak orang untuk mengkritik orang dengan berat berlebih dan mengatakan kepada mereka untuk tidak menghadiri fashion show?"

Calvin Thoo juga menantang Zaihani untuk berjalan ke orang dengan tubuh gemuk dan mengatakan itu ke depan wajah mereka, bahwa mereka gemuk dan tidak boleh menghadiri pertunjukkan.

Laporan dari News Straits Times mengatakan, Aktris Malaysia, Syanie Hisham juga mengatakan menyesal bahwa Zaihani telah "mengolok-olok para gadis dan pria besar."

"Apakah dia mengatakan kita tidak memenuhi syarat untuk berada di acara yang berhubungan dengan mode dan hanya tinggal di rumah? Itu tidak adil."

Beberapa hari berlalu, Zaihani pun meminta maaf atas ucapannya di media sosial.

Dia mengaku bahwa dia tak bermaksud untuk menghina siapa pun.


"Jika status media sosial saya menyakiti perasaan keluarga, teman, dan pengikut, saya meminta maaf dari hati yang terdalam," tulis Zaini kepada Harian Metro dikutip dari The Star.

"Bukan maksud saya untuk menghina bentuk tubuh siapa pun dan saya akui saya salah karena menyinggung masalah berat badan."

Dia mengungkapkan kritik itu ditujukan pada kebiasaan pria untuk melebarkan kakinya atau manspreading.

Manspreading sendiri merupakan ungkapan yang menggambarkan kebiasaan pria untuk duduk dengan melebarkan kaki selebar-lebarnya sehingga mengambil 'jatah' duduk orang lain.

"Saya duduk di sebelah tamu kehormatan yang tidak menghormati ruang saya. Pahanya ada di kursi saya dan dia tak melakukan apapun soal itu meskipun saya sudah menunjukkan kalau saya tidak nyaman dengan hal itu."

"Saya tidak akan pernah menghina fisik seseorang." (cel/chs)