'Pesan' Jokowi untuk Desainer Busana Muslim Indonesia

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 19/04/2018 14:35 WIB
'Pesan' Jokowi untuk Desainer Busana Muslim Indonesia Jokowi saat menghadiri pembukaan Muffest 2018 (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam tujuannya menjadi kiblat busana muslim dunia, Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia punya ciri khas dalam fesyen muslim.

Hal ini, menurutnya, diperlukan di tengah maraknya persaingan tren fesyen dan gaya hidup.

"Saya titip marilah bekerja sama supaya busana muslim Indonesia ada ciri khas ke-Indonesiaannya," kata Jokowi dalam sambutannya di Muslim Fashion Festival, JCC, Kamis (19/4).


Ia berpesan hal ini karena kerap mendengar apresiasi dunia internasional terhadap fesyen muslim Indonesia. Setiap kali keliling dunia, tuan rumah selalu menyatakan busana muslim Indonesia sangat luar biasa.


Apresiasi, kata Jokowi, harus dilihat sebagai kesempatan mengembangkan usaha ini sehingga Indonesia bisa menjadi pusat busana muslim dunia.

Di sisi lain, busana muslim Indonesia juga harus bisa memadumadankan tradisi atau unsur kebudayaan serta gaya terbaru (modern) agar bisa bersaing dengan negara lain.

"Fashion yang baik bisa menciptakan perpaduan tradisional dan modern sehingga ciri khas Indonesia tetap bisa dilihat dan dibaca," tutur mantan Wali Kota Solo ini.

"Jangan sampai kita lepas dari keragaman kita, akar-akar kebudayaan dan tradisi yang kita punya," ucapnya.


"Oleh karena itu, industri kreatif termasuk fesyen punya peranan yang sangat penting."

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga berpesan kepada pelaku usaha fesyen untuk memaksimalkan teknologi yang berkembang saat ini seperti e-commerce. Suami Iriana Jokowi ini menegaskan sekarang pasar sudah berpindah dari offline ke daring.

"Ada banyak kejadian pertokoan dan mal yang agak sepi karena pergeseran pola konsumsi dari offline ke online. Ritel banyak yang mengeluh karena kurang bisa mengikuti perkembangan zaman."

Ia mencontohkan salah satu merek ternama yang memproduksi pakaian olahraga bagi pengguna hijab. Indonesia, kata Jokowi, seharusnya juga bisa berinovasi seperti itu.

Hijup.com, toko online asli Indonesia yang telah mengembangkan usahanya hingga mancanegara juga menjadi salah satu contoh yang dibanggakan Jokowi.

"Ini contoh pendekatan yang sangat baik, progresif memanfaatkan e-commerce untuk menjalankan muslim fesyen untuk abad 21," katanya. (chs/chs)