Mengenal Pankreatitis Akut, Penyakit yang Diderita Avicii

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Sabtu, 21/04/2018 14:11 WIB
Avicii diketahui menderita pankreatitis akut sebelum dinyatakan meninggal dunia. Pankreatitis akut adalah peradangan pada kelenjar pankreas. Avicii diketahui menderita pankreatitis akut sebelum dinyatakan meninggal dunia. Pankreatitis akut adalah peradangan pada kelenjar pankreas. (Bjorn Larsson Rosvall /TT News Agency/via REUTERS).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebelum meninggal dunia, Avicii diketahui menderita pankreatitis akut. Pemilik nama Tim Bergling itu bahkan sempat menjalani operasi usus buntu pada 2014 lalu. Hal itu yang mengakibatkan produser dan DJ kenamaan tersebut sulit menjalani kegiatannya bermusik.

Pada 2016, ia memutuskan untuk pensiun dari tur konsernya karena serangkaian masalah kesehatan yang disebabkan kebiasaan minum-minuman keras secara berlebihan.

"Bagi saya itu adalah sesuatu yang harus saya lakukan demi kesehatan saya," kata Avicii kepada Billboard kala itu soal keputusan berhenti tur, seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (21/4).


Berdasarkan pemaparan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Em Yunir, penyakit Pankreatitis Akut adalah peradangan pada kelenjar pankreas.


Umumnya, penyakit itu disebabkan karena infeksi bakteri, virus, efek samping obat-obatan serta kelainan autoimun. Konsumsi minuman beralkohol berlebihan seperti yang dilakukan Avicii disebut turut menjadi salah satu penyebabnya.

"Kalau berkaitan dengan pencernaan, biasanya mual, muntah, karena radang di kelenjar pankreas itu berada di bawah lambung. Terjadi pembengkakan yang menimbulkan rasa nyeri, perut tegang, kayak usus buntu pecah," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Penyakit ini dapat menyerang siapapun yang menjalani gaya hidup tidak sehat. Bila sudah didiagnosa penyakit itu, Yunir mengatakan bahwa umumnya penderita harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Harus dirawat, karena itu enggak bisa makan, akan muntah-muntah, perut terasa kembung dipenuhi gas, sulit BAB (buang air besar), nutrisi tidak bisa masuk, dan dampak terburuknya bisa menyebabkan meninggal dunia," imbuh Yunir.


Meski penyebab kematian Avicii belum diungkap, namun ada kemungkinan jika ini berkaitan dengan gangguan pankreas yang dideritanya. Apalagi, penyakit Avicii tersebut telah memasuki tahap kronis.

"Kalau akut hanya beberapa hari saja (jangka pendek), tapi kalau sampai dua tahun setelah didiadgnosa masih menderita, ada kemungkinan sudah masuk ke tahap kronis dan kronis itu parahnya pelan-pelan, seperti sakit maag," terang dia.

Pankreatitis kronis atau kondisi di mana pankreas mengalami peradangan dan kerusakan secara permanen. Yunir menjelaskan untuk sekian persen, minuman beralkohol menjadi penyebab utama menderita pankreatitis kronis.

Semula, konsumsi alkohol secara terus-menerus dapat menyebabkan terjadinya pankreatitis akut. Meskipun pankreatitis akut muncul hanya dalam waktu singkat, tapi jika kebiasaan itu jika diteruskan, peradangan akut berulang yang terjadi dalam jangka waktu lama pada akhirnya dapat menjadi kronis dan menyebabkan kerusakan jaringan pankreas permanen. Untuk menghindarinya, tentu harus menjalani gaya hidup sehat dan bernutrisi.


"Yang perlu dihindari, makanan berlemak, karena banyak yang kena begitu saja. Lalu, mengurangi atau menghentikan konsumsi minuman beralkohol, karena sekian persen, alkohol itu jadi penyebab utama menderita gangguan pankreas," ungkapnya. (bir)